"Bisa tapi harganya lebih mahal kan teknologinya lebih tinggi lagi, clean air butuh biaya," ujar Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia Rizwan Alamsyah, di Jakarta.
Penerapan ini juga menurutnya harus perlahan agar tidak memberatkan konsumen karena harga produk akan menjadi lebih mahal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ia tidak mengetahui persis berapa kenaikan yang akan terjadi apabila Euro4 maupun Euro6 jadi diterapkan. "Saya nggak tau persisnya pokoknya harganya naik," tutup Rizwan.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE