Antonio 'Toti' Zara yang baru menjabat sebagai Presiden Direktur NMI sejak April 2016 lalu mengakui, mobil sport berjuluk 'Godzila' itu memang diminati banyak orang. Sayangnya, Toti tidak yakin dengan dipasarkannya GT-R di Indonesia.
"Apa yang Anda pikirkan tentang GT-R? Keren? Itu adalah model yang sangat diminati orang-orang. Tapi GT-R mahal sekali," kata Toti saat berbincang dengan wartawan di acara buka puasa bersama media di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap kami bisa menawarkan GT-R di pasar Indonesia. Tapi, melihat situasi pajak di Indonesia, itu membuat GT-R menjadi mahal. Jika kami memperkenalkannya, tapi tidak ada penjualan, tidak ada artinya," sebut Toti.
Menurut Toti, Nissan GT-R merupakan mobil sport yang sukses di negara lain. Namun, GT-R sukses di negara yang pajaknya tidak terlalu tinggi.
"Di negara lain yang pajaknya tidak terlalu tinggi, GT-R merupakan model yang paling sukses," ucapnya. (rgr/lth)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Kenapa Balik Nama Mobil-motor Bekas Masih Harus Keluar Duit?