"Dinamakan Mobil Desa karena transmisi 4x4 cocok untuk jalan pedesaan dan harganya murah, di bawah Rp 100 juta," ujar pencipta mobil, dosen jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Semarang (Unnes) Widya Ariadi di kampus Unnes, Semarang, Kamis (2/6/2016).
Mobil pun didemonstrasikan keandalannya di hadapan Rektor Universitas Negeri Semarang, Fathur Rokhman dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hak paten harus, dan ke depannya akan dikembangkan dengan industri-industri lain," kata Fathur.
(alg/ddn)











































Komentar Terbanyak
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan