Senior Managing Executive Officer Daihatsu Motor Noriyoshi Matsushita menjawab dengan tegas bahwa perusahaannya tidak terlibat dalam isu yang tengah memanas teresbut.
"Tidak. Tentu saja kami mematuhi aturan yang ada," jelas Noriyoshi, seperti dilansir Reuters, Kamis (28/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa waktu lalu, Presiden sekaligus Chief Operating Officer Mitsubishi Motors Corporation, Tetsuro Aikawa mengakui kesalahan perusahaannya. Dalam konferensi pers di Tokyo, Jepang, Aikawa mengakui apa yang telah dilakukan perusahaannya tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintahan Jepang.
Dua dari empat model yang diuji yaitu eK Wagon dan eK Space yang diproduksi sejak 2013. Model lainnya yang masuk dalam ujicoba tersebut yakni Dayz dan Dayz Roox yang diproduksi untuk Nissan Motors. Mitsubishi pernah menyebut konsumsi BBM eK Wagon mencapai 1:30 dengan mesin 657 cc.
Hasil tes yang menipu itu muncul setelah Nissan menemukan data yang tidak konsisten. Nissan yang menguji sendiri mobil buatan Mitsubishi menunjukkan angka konsumsi BBM 7 persen lebih boros dari punya Mitsubishi. Hal ini membuat Mitsubishi melakukan pengecekan sendiri.
Dalam siaran pers Mitsubishi disebutkan Mitsubishi meminta maaf kepada para konsumen dan stakeholdernya. Mitsubishi pun memutuskan untuk menghentikan produksi dan penjualan mobil yang terkait. "Mitsubishi akan mendiskusikan kompensasi terkait hal ini," tulis Mitsubishi.
Pemesanan Mitsubishi Turun Setengahnya
Sementara itu dalam jumpa pers, MMC mengatakan pemesanan kendaraan di Jepang semenjak merebaknya kasus ini sudah berkurang sampai setengahnya.
"Sejak kami membuat pengumuman pada 20 April, pemesanan harian kendaraan sudah berkurang setengahnya," aku Chief Operation Officer Tetsuro Aikawa kepada wartawan di Jepang, Rabu (27/4/2016).
Dia juga menekankan pihaknya tidak akan mundur dari jabatannya, begitu juga dengan CEO Osamu Masuko. Keduanya akan tetap berada di Mitsubishi. "Ini sudah menjadi tanggung jawab dan misi saya untuk memulihkan kembali perusahaan. Saya juga belum berpikir untuk mempertimbangkan (mundur)," ujar Aikawa yang menyebut mundurnya kedua bos Mitsubish itu hanya spekulasi saja. (nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat