Saran Isuzu saat Truk Tenggak B50

Saran Isuzu saat Truk Tenggak B50

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 06 Agu 2026 11:35 WIB
Isuzu di GIIAS 2026
Isuzu di GIIAS 2026 Foto: Ridwan Arifin
Jakarta -

Isuzu menyebut tidak ada masalah saat produknya menggunakan bahan bakar Biodiesel B50. Tapi ada saran buat konsumen supaya kendaraannya tetap prima.

Business Solutions Director PT IAMI, Anjar Rosjadi, mengungkapkan bahwa berdasarkan pengujian internal yang telah dilakukan, penggunaan B50 pada truk Isuzu masih menunjukkan hasil yang normal. Isuzu sudah menjalani road test sejauh 60 ribu kilometer (km) untuk Elf, Traga, dan Giga.

"Sebenarnya lebih kepada dua hal. Paling penting yang ingin kita ingatkan kepada pelanggan. Pertama, itu memastikan pelanggan mendapatkan bahan bakar dari sumber terpercaya, sumber yang resmi," kata Anjar di ICE BSD City, Tangerang, Rabu (5/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan pengujian internal yang dilakukan Isuzu, belum ditemukan adanya penurunan performa kendaraan maupun masalah pada sistem bahan bakar saat menggunakan biodiesel.

ADVERTISEMENT

Mengenai interval servis berkala, Anjar menjelaskan bahwa jadwal perawatan rutin kendaraan Isuzu tidak mengalami perubahan akibat penggunaan B50. Penentuan jarak tempuh penggantian komponen tetap mengacu pada buku panduan resmi masing-masing model.

"Yang kedua, itu secara disiplin itu melakukan perawatan berkala terhadap kendaraan di Isuzu itu sendiri. Artinya termasuk di dalamnya adalah pemeriksaan ataupun penggantian filter. Cukup itu aja sih," kata dia.

Lebih lanjut soal penggantian filter bahan bakar, hasil uji coba menunjukkan penggunaan B50 tidak lantas memperpendek jarak pemakaian komponen pada kendaraan niaga Isuzu. Konsumen tetap diminta untuk pengecekan berkala sesuai jadwalnya.

"Nggak, saat ini kami melihat dari hasil percobaan yang kami lakukan itu masih normal," kata Anjar.

"Normal itu di produk kita itu antara 10 ribu (km) sama 20 ribu. Jadi tergantung modelnya, ada yang setiap 10 ribu, ada yang setiap 20 ribu. Tergantung modelnya ya, kalau saya nggak salah yang Giga itu 20 ribu, yang Traga sama Elf itu 10 ribu," jelas dia.

Meski interval penggantian masih berada di angka standar, Isuzu mengingatkan bahwa konsistensi pemilik armada dalam melakukan pemeriksaan rutin serta memastikan kualitas pasokan bahan bakar dari sumber resmi tetap menjadi kunci utama agar sistem pembakaran tetap bersih dan bebas dari kendala pengendapan.

"Kembali kepada dua poin yang tadi saya sampaikan. Pastikan bahan bakarnya itu sumbernya terpercaya. Kedua, yang namanya maintenance ya itu harus, wajib dilakukan," jelas dia.

Siap Servis Tengah Malam

Selain memastikan keandalan produk terhadap bahan bakar B50, Isuzu juga terus memperkuat layanan purna jual untuk menjaga efisiensi dan waktu operasional kendaraan.

Isuzu menerapkan pendekatan servis yang fleksibel dengan mendatangi langsung lokasi kendaraan saat sedang tidak beroperasi, sehingga jam kerja armada tidak terganggu.

"Ketika kita ngomong uptime, kita berusaha untuk terutama fleet ya, kita berusaha untuk customizing. Artinya apa? Kita yang samperin. Kita tungguin sampai kapan fleet itu, unitnya atau kendaraannya berhenti," ungkap Part & Service Business Strategy Division Head PT IAMI Budi Prasetyo.

Bahkan, Isuzu siap menerjunkan tim teknisi untuk melakukan perawatan di luar jam kerja normal atau malam hari jika kendaraan konsumen baru selesai beroperasi.

"Nah ketika berhenti itulah kita lakukan maintenance. Misalkan berhentinya tengah malam, ya tengah malam itu kita lakukan maintenance. Kita dukung operasionalnya customer, makanya kita berusaha untuk menyesuaikan dengan jadwalnya customer," pungkasnya.

Isuzu mewujudkannya dengan memperluas jaringan layanan after sales di seluruh Indonesia. Hingga saat ini Isuzu telah memiliki 129 outlet 3S (sales, service, spareparts), 4 Part Depot (di Makassar, Medan, Palembang, dan Pontianak), 165 Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), 181 Bengkel Mitra Isuzu (BMI), serta 2.167 Part Shop yang tersebar di berbagai daerah.



(riar/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads