Sehingga banyak pelaku usaha komponen di Indonesia, yang berharap keputusan atau kebijakan pemerintah bisa lebih mendukung industri komponen di Indonesia.
"Harapan kita (pelaku industri komponen-Red), pemeritah mengeluarkan kebijakan yang benar," ujar Chairman Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM), Hadi Rurjadipradja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapan kami, kebijakan pemerintah bisa harmonis. Harmonisasi-nya yang benar, seperti barang jadi mestinya lebih mahal tarif-nya daripada bahan baku," katanya.
"Tapi sekarang kan situasinya kan terbalik-balik. Bahan baku malah lebih mahal dibandingkan dengan barang jadi, makanya yang di lokal (industri komponen lokal-Red) habis (gulung tikar-Red)," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
SIM Digital Meluncur, Apa Keunggulannya?
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya