Kepada detikOto, Direktur Teknikal dan Manajemen Perencanaan Proyek Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Yui Hastoro menjelaskan bahwa mesin New TR lebih unggul dalam sistem kompresi sertaΒ beberapa lubricant komponen yang low friction.
Untuk mengembangkan teknologi low friction itu, Toyota Indonesia bekerja sama dengan Toyota Motor Company (TMC) di Jepang serta Pertamina Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahkan sampai ke oli mesinnnya sendiri kita develop bersama TMC dan Pertamina untuk low friction lubricant. Jadi dengan adanya low friction lubricant itu dengan kompresi yang lebih efisien, efisiensi bahan bakar lebih bagus," sambungnya.
Sebelumnya, Toyota Fortuner menggunakan mesin 2 TR berkapasitasΒ 2.700 cc. Pada All New Toyota Fortuner, kapasitas mesin tetap sama yakni 2.700 cc serta menggunakan silinder blok yang sama.
Hanya saja, dengan sistem kompresi yang lebih efisien, membuat All New Toyota Fortuner yang menggunakan mesin New TR bisa mengirit bahan bakar hingga 10 persen.
"Kapasitas engine sama, bloknya sama. Sistem kompresinya lebih efisien. Sistem pembakaran lebih sempurna jadi tidak perlu bensin yang terlalu banyak untuk ruang bakarnya. Kalau penurunannya sih di fuel efficiency, kira-kira 10 persen," tandas Yui. (nkn/lth)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan