Badan Gizi Nasional (BGN) telah membeli 25 ribu unit motor buatan EMMO untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski tingkat kandungan lokalnya diklaim nyaris 50 persen, namun kendaraan tersebut mirip motor listrik buatan China.
Secara desain, EMMO JVH Max benar-benar terlihat identik dengan motor listrik 'white label' buatan Tizhou Okla Automotive yang bermarkas di Zhejiang, China. Bahkan, tampilannya hanya berbeda di bagian warna dan emblem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemiripan EMMO JVH Max dan motor listrik Okla bisa terlihat di hampir seluruh bagian. Mulai dari headlamp atau lampu utama, windshield, spatbor, dan filter udara di bagian depan. Bahkan, detail fairing dan lampu seinnya juga benar-benar sama.
Motor listrik kembaran Emmo JVH Max. Foto: Doc. Made-in-China |
Bukan hanya di bagian depan, di bagian samping hingga ke belakang juga terlihat sangat identik. Mulai dari model jok, knalpot, mudguard, dudukan besi di ekor hingga detail sisi-sisi kendaraan benar-benar tak ada perbedaan.
Disitat dari laman made-in-china, Kamis (9/4), motor listrik Okla dijual tanpa nama atau tipe. Bahkan, jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, halaman produk hanya ditulis sebagai 'Motor Listrik Scrambler Biaya Rendah dengan Motor Samping'.
Motor tersebut dijual mulai dari US$ 2.185 atau sekira Rp 37 jutaan. Nominal itu lebih terjangkau dibandingkan EMMO JVH Max yang dipasarkan seharga Rp 48 jutaan di Indonesia. Namun, belum diketahui, apakah nominal itu berstatus on the road atau off the road.
Skuter listrik Emmo JVH Max Foto: Doc. Emmo |
Sayangnya, laman tersebut tak menyebutkan bagaimana spesifikasi motor listrik buatan Okla. Namun, kendaraan itu bisa dibeli melalui skema CBU (completely built up) atau CKD (completely knock down).
Di Indonesia, EMMO JVH Max disebut-sebut menjadi salah satu motor listrik yang akan dipakai untuk operasional MBG di Indonesia. Menariknya, kendaraan yang dipasarkan PT Yasa Artha Trimanunggal itu baru didaftarkan hak desain industri, ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual, akhir tahun lalu.
Untuk model Emmo JVH Max, desain industrinya baru diterima pada 17 Oktober 2025. Sementara untuk model Emmo JVX GT, desain industrinya baru diterima tanggal 22 Agustus 2025. Kedua model ini didaftarkan dengan nama pemohon PT Adlas Sarana Elektrik.
Dalam laman resmi Inaproc, disebutkan platform itu memungkinkan pembelian langsung tanpa tender panjang serta mengutamakan produk lokal. Ada dua model motor listrik Emmo di laman Inaproc tersebut, yakni JVX GT dan JVH Max.
(sfn/rgr)














































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan