Trump Didesak Larang Mobil China Bikin Pabrik, Dianggap Ancam Keamanan Nasional

Trump Didesak Larang Mobil China Bikin Pabrik, Dianggap Ancam Keamanan Nasional

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 09 Apr 2026 18:40 WIB
SHANGHAI, CHINA - APRIL 17: Aerial view of trucks loaded with new energy vehicles for export at a terminal of Shanghai port on April 17, 2025 in Shanghai, China. (Photo by Long Wei/VCG via Getty Images)
Mobil China. Foto: VCG via Getty Images/VCG
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump didesak untuk melarang mobil China bikin pabrik di negaranya. Alasannya, pabrik mobil China dianggap akan mengancam keamanan nasional.

Tiga senator AS dari Partai Demokrat meminta Trump untuk melarang produsen mobil China membangun pabrik di negaranya. Mereka juga meminta mobil China yang diproduksi di Meksiko atau Kanada dilarang masuk AS.

Dikutip Reuters, Senator Tammy Baldwin, Elissa Slotkin, dan Chuck Schumer mengutip komentar Trump pada bulan Januari di Detroit bahwa ia terbuka terhadap produsen mobil China yang membangun pabrik di AS. Saat ini, hambatan tinggi sudah ada untuk mobil-mobil China di Amerika Serikat, termasuk tarif sekitar 100 persen. Namun, menurut survei terbaru, konsumen AS semakin tertarik pada kendaraan China.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita harus menyadari bahwa mengundang produsen mobil China untuk mendirikan pabrik di Amerika Serikat akan memberikan keuntungan ekonomi yang tak tertandingi yang mustahil untuk diatasi oleh produsen mobil Amerika, dan itu akan memicu krisis keamanan nasional yang tidak akan pernah bisa dipulihkan," kata para anggota parlemen dalam surat kepada Trump.

ADVERTISEMENT

Pihak Gedung Putih merespons usulan Senator AS itu. Gedung Putih membantah mengorbankan keamanan nasional dengan mengizinkan mobil China bangun pabrik di AS.

"Meskipun pemerintah selalu berupaya untuk mengamankan lebih banyak investasi ke dalam kebangkitan industri Amerika, anggapan bahwa kami akan mengorbankan keamanan nasional kami untuk melakukan hal itu adalah tidak berdasar dan salah," kata pihak Gedung Putih.

Januari lalu, Trump Trump mengatakan dia terbuka terhadap produsen mobil China yang memproduksi kendaraan di Amerika Serikat. "Jika mereka ingin datang dan membangun pabrik dan mempekerjakan Anda dan mempekerjakan teman dan tetangga Anda, itu bagus, saya menyukainya," katanya kepada Detroit Economic Club.

Sebelumnya, Senator Partai Republik Bernie Moreno mengatakan, ia akan mengusulkan undang-undang untuk menutup akses mobil China di Amerika Serikat. Bahkan, Moreno mengibaratkan mobil China seperti kanker.

"Tidak akan pernah ada skenario di mana mobil China akan memasuki pasar kita, baik itu perangkat keras, perangkat lunak, maupun kemitraan," katanya.

"Tidak akan ada mobil China di sini. Dan yang saya harapkan adalah Amerika Latin, Meksiko, Kanada, dan Eropa, mengadopsi standar yang sama dengan kita sekarang," sebutnya pada acara Forum Otomotif menjelang Pameran Otomotif New York.

"Kita tidak mengizinkan Huawei masuk ke infrastruktur telekomunikasi kita. Kita tidak akan mengizinkan produsen mobil China masuk ke pasar ini. Kita akan mencegah kanker masuk ke pasar kita, dan kita akan membutuhkan negara-negara lain untuk melakukan kemoterapi," sebutnya.



(rgr/dry)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads