4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales Davy J Tuilan menegaskan, Ertiga Dreza didesain khusus untuk Indonesia. Bahkan, tim dari Suzuki Motor Corporation saat melakukan desain awal Ertiga Dreza hanya melibatkan tim dari Indonesia.
"Kami enggak tahu kenapa, padahal kan banyak negara lain. Tapi kayaknya LMPV (Low Multi Purpose Vehicle) dengan harga di atas Rp 200 juta, itu kayaknya segmen itu enggak gemuk di negara lain. Tapi di Indonesia segmen itu gemuk," kata Davy di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga ada taste berbeda yang membuat kami kreatif dalam meng-create suatu produk. Karena kan kalau meng-create suatu produk, semakin kreatif, maka cost production-nya tinggi, itu risikonya. Tapi ternyata di Indonesia itu ada segmennya bahwa ternyata Ertiga bisa dibikin tambah cakep, top of the class lah," ujar Davy.
Dan ternyata, lanjut Davy, ketika dipelajari kelayakannya di negara lain, Ertiga Dreza masih belum cocok. Namun, tak menutup kemungkinan negara lain juga akan memasarkan Ertiga Dreza.
"Setelah mereka (Suzuki dari negara lain) lihat, ternyata minat terus mereka melakukan studi tanya-tanya ke konsumen ternyata mau, ya boleh saja," ucapDavy.












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir