Menteri Perindustrian, Saleh Husin dalam kunjungan ke kantor redaksi detikcom menjelaskan perusahaan baja Indonesia PT Krakatau Steel menjalin kerja sama dengan Nippon Steel and Sumitomo Metal Corporation dalam penanaman investasi di bahan baku pembuatan bodi mobil yakni baja.
"Kita pelan-pelan saat ini membangun kerja sama Nippon Steel dengan Krakatau Steel tahun 2017 buat baja mobil. Tiap bertemu teman-teman dari Jepang, kita minta jangan tanggung-tanggung untuk masuk. Masa Thailand bisa, Indonesia tidak," paparnya kemarin.
Menurutnya, potensi pasar Indonesia jauh lebih besar dibanding Thailand. Indonoesia berpenduduk 250 juta jiwa, dengan kelompok kelas menengah yang juga pasar potensial mobil sekitar 80-90 juta jiwa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai investasi yang dikeluarkan Nippon Steel and Sumitomo Metal Corporation sebesar Rp 6,9 triliun untuk membangun dua pabrik di Cilegon, Banten.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi