Ini Cara Pemerintah Tekan Biaya Produksi Otomotif

Ini Cara Pemerintah Tekan Biaya Produksi Otomotif

Niken Purnamasari - detikOto
Selasa, 01 Des 2015 09:25 WIB
Ini Cara Pemerintah Tekan Biaya Produksi Otomotif
dok.detik.com
Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian memfasilitasi kerjasama antara PT Krakatau Steel dengan perusahaan Jepang, Nippon Steel and Sumitomo Metal Corporation untuk memproduksi baja bagi industri otomotif. Cara ini diyakini bakal bisa menekan biaya produksi, karena impor bahan baku berkurang.

Menteri Perindustrian, Saleh Husin dalam kunjungan ke kantor redaksi detikcom menjelaskan perusahaan baja Indonesia PT Krakatau Steel menjalin kerja sama dengan Nippon Steel and Sumitomo Metal Corporation dalam penanaman investasi di bahan baku pembuatan bodi mobil yakni baja.

"Kita pelan-pelan saat ini membangun kerja sama Nippon Steel dengan Krakatau Steel tahun 2017 buat baja mobil. Tiap bertemu teman-teman dari Jepang, kita minta jangan tanggung-tanggung untuk masuk. Masa Thailand bisa, Indonesia tidak," paparnya kemarin.
Menurutnya, potensi pasar Indonesia jauh lebih besar dibanding Thailand. Indonoesia berpenduduk 250 juta jiwa, dengan kelompok kelas menengah yang juga pasar potensial mobil sekitar 80-90 juta jiwa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Thailand penduduknya 67 juta, katakanlah yang akan beli mobil 30 juta. Sedangkan kita, yang kelas menengah saja, 80-90 juta atau jauh lebih besar dari Thailand. Dengan berbagai kebijakan, mudah-mudahan terutama Jepang masuk ke dalam industri komponen," lanjutnya.

Nilai investasi yang dikeluarkan Nippon Steel and Sumitomo Metal Corporation sebesar Rp 6,9 triliun untuk membangun dua pabrik di Cilegon, Banten.

(arf/arf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads