Tak hanya Brio Satya sebagai model Low Cost Green Car (LCGC), mobil-mobil lain pun akan memanfaatkan crank shaft buatan lokal ini. Salah satunya adalah crossover anyar Honda yang baru saja diperkenalkan di Gaikido Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015.
"Semua model yang diproduksi di Indonesia pakai crank shaft di fasilitas ini. Crank shaft juga digunakan untuk BR-V," kata Direktur Pemasaran dan Pelayanan Purna Jual PT HPM, Jonfis Fandy di fasilitas produksi Honda di Jl Mitra Utara II, Kawasan Industri Karawang Mitra, Karawang Timur, Jawa Barat, Rabu, (30/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang BR-V akan diproduksi lebih dulu, jadi sementara kami impor crank shaft. Setelah 2016, kita pakai produksi lokal," kata Jonfis.
(rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun