"Peran pemerintah? Sebenarnya pemerintah sudah tahu keuntungan dari kendaraan listrik. Saya kasih contoh, seperti Zero (motor listrik) sudah dibebaskan dari PPnBM, tapi kita tidak berharap dianakemaskan oleh pemerintah. Kita juga mesti bisa berkembang tanpa ada kebijakan yang aneh-aneh," ujar CEO Garansindo Inter Global, Muhammad Al Abdullah, di Jakarta.
Meski demikian, Muhammad Al Abdullah berharap pemerintah bisa mendukung laju kendaraan listrik di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bisa kita kasih motor listrik, dengan purna jual yang baik, harga sama dengan motor konvensional. Apa alasannya tidak menggunakan kendaraan listrik?" tambahnya.
Garansindo dalam beberapa tahun terakhir ini sudah berkembang dari importir mobil-mobil mewah menjadi agen pemegang resmi merek premium.
Merek yang mereka jual adalah mobil keluaran Fiat Chrysler Automobiles, ditambah line up motor listrik Zero, sepeda listrik Italjet. Kemudian untuk mengembangkan kendaraan listrik, Garansindo menggaet Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.
(lth/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE