Pengguna Mobil Avanza Tak Masalah Premium Diganti Pertalite

Pengguna Mobil Avanza Tak Masalah Premium Diganti Pertalite

- detikOto
Senin, 11 Mei 2015 11:43 WIB
Pengguna Mobil Avanza Tak Masalah Premium Diganti Pertalite
Jakarta - Rencana pemerintah melalui PT Pertamina menawarkan jenis BBM baru beroktan lebih tinggi dari Premium mendapat perhatian serius dari komunitas pengguna mobil Toyota Avanza Veloz, Velozity.

Bagi mereka, jika nantinya Premium dihapus pun tak masalah, soalnya anggota komunitas ini banyak yang kreatif, termasuk menjadikan mobil irit BBM.

"Secara logika tujuan menghadirkan BBM baru beroktan lebih tinggi itu bagus, karena untuk lebih ramah lingkungan," papar Ketua Umum Velozity, Didy Soenaryadi saat ditemui detikOto di Jakarta, Minggu (10/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan, dari sisi mobil pun tak masalah karena mobil besutan Toyota yang mereka gunakan teknologinya telah dirancang menggunakan BBM oktan tinggi, meski dalam prakteknya juga bisa mengonsumsi premium.

Hanya memang, dari segi harga, BBM baru itu bakal lebih mahal ketimbang premium. Maklum beroktan lebih tinggi karena menggunakan bahan yang berbeda. Walhasil, mungkin saja bagi sebagian anggota peralihan konsumsi BBM itu juga membawa dampak terhadap anggarannya.

"Tapi, teman-teman di komunitas ini saya yakin banyak yang kreatif, seperti yang mereka buktikan selama ini," ucapnya.

Kreativitas yang dimaksud Didy bukan mengakali BBM yang mereka gunakan dengan mengoplos atau sejenisnya, tetapi mereka bakal berkreasi dengan teknologi. Caranya, membuat mobil akan lebih irit konsumsi BBM.

"Entah bagaimana caranya, karena belum diwujudkan. Tapi, yang pasti mereka saat ini sudah mencari cara baru agar mobil irit," ucap Didy.

Pernyataan serupa diungkapkan Ketua Chapter Velozity Bekasi, Ade Suteja. Menurutnya, soal modifikasi mobil bagi anggota komunitas bukanlah barang baru. Termasuk bagaimana 'mengoprek' mobil agar lebih irit.

"Minimal dicari cara bagaimana berkendara yang irit BBM. Itu yang paling minimal, tapi saya yakin, teman-teman akan mencari cara bikin mesin lebih irit BBM," ujarnya.

Menurutnya, adanya kabar pemerintah akan menawarkan BBM baru dan secara perlahan menghapus premium, tidak serta merta menggemparkan anggota Velozity. Persoalan yang justru menjadi kekhawatiran, kata Ade, adalah proses distribusi BBM dan ketersediaannya. Jika hal itu terjadi, akan menjadi masalah besar.

(arf/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads