Tetapi masuknya mobil MPV mewah itu ke Indonesia sudah dalam tahap diskusi dari pihak internal PT TAM.
"Jadi kita pelajari dulu apakah akan diperkenalkan ke Indonesia atau tidak. Untuk hari ini saya belum bisa kasih pernyataan karena butuh waktu untuk studi," kata Samulo saat dihubungi detikOto, Senin (26/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa kita juga memastikan, ini kan kendaraan CBU ya kita harus melakukan perizinan-perizinan ke pemerintah. Jadi kita tidak hanya menjalankan bisnis tapi juga ijin dari pemerintah," ujar Samulo.
Namun, menurut Samulo, proses perizinan itu bisa berjalan beriringan dengan proses diskusi yang diperkirakan memakan waktu satu hingga dua bulan ke depan. Dengan begitu, proses masuknya kedua MPV mewah ini pun tidak memakan waktu lama jika TAM tetap berniat ingin memboyong Alpharda dan Vellfire terbaru ke Indonesia.
"Saya kira perizinan bisa berjalan paralel ya. Sambil proses studi sambil kita lihat perizinannya. Biar enggak lama," tutup Samulo.
(rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta