Dilansir laman Reuters, Jumat (28/11/2014) recall itu dilakukan karena Mazda6 mengalami masalah pada sistem pemantauan tekanan ban dan Mazda6 yang bermasalah itu merupakan rakitan tahun 2014 dan 2015. Sistem itu tidak bisa mengingatkan pengemudi saat ban mobil kurang tekanan anginnya.
Meski tidak ada kecelakaan, tapi masalah ini berpotensi terjadinya risiko ledakan yang juga dapat memungkinkan untuk terjadinya kecelakaan, karena tekanan ban yang rendah dapat membahayakan pengemudi ataupun penumpang mobil itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Astrid Ariani Wijana menegaskan, Mazda6 yang dijual di Indonesia tidak terkena dampak recall tersebut.
"Untuk market Indonesia tidak kena," ujar Astrid singkat saat dihubungi detikOto melalui pesan singkat, Jumat (28/11/2014).
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Bikin SIM Digital Nggak sampai 5 Menit, Tanpa Biaya