"Terserah saja, kalau saya lebih melihat fungsinya saja," kata Dahlan di IIMS 2014, Senin (22/9/2014).
"Kebetulan saya menggunakan Mercy, dan menurut saya tanya saja menterinya masing-masing, siapa saja yang tidak mau dan yang mau menggunakannya. Kalau seperti saya kan kebetulan sudah pakai Mercy (milik pribadi-Red), kan sayang kalau diberikan tidak dipakai," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya asal untuk yang tidak menggunakan mobil dinas, harus servis biaya sendiri daong. Jangan minta uang servis sama pemerintahan," katanya.
"Pokoknya kalau saya melihat fungsinya saja, misalnya kalau menteri yang perlu istirahat di mobil silahkan menggunakan mobil yang lebih mahal. Karena kalau mobil yang lebih mahal kan pasti lebih enak, kalau untuk menteri yang jarang keluar kota atau di dalam kota, ya tidak apa-apa menggunakan mobil biasa," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit