Mobil-mobil ini memerlukan bahan bakar berkualitas tinggi minimal sekelas Pertamax agar performanya tetap greng.
Kira-kira dengan bahan bakar beroktan 92 yang masih jarang di Indonesia, apakah ada pengguna mobil ber-SKYACTIV yang mengeluhkan kondisi mobilnya menjadi rusak atau ada masalah lain?
Galeri Foto: Mazda CX-5
"Sejauh ini belum ada laporan kasus bahan bakar, kita juga gak tahu customer itu isi mobilnya pakai premium atau apa, tapi sejauh ini belum ada laporan," ujar Technical Trainer PT Mazda Motor Indonesia Ristian Dwi Karsanto dalam diskusi dengan redaksi detikcom, 'Ngobrol Seputar Otomotif (Ngepot)' di kantor detikcom, Selasa (3/6/2014).
Galeri Foto Mazda6
Namun dia menambahkan biasanya di diler-diler Mazda yang daerahnya susah untuk menemukan bensin berkualitas bagus maka pemilik mobil dianjurkan untuk lebih sering datang ke bengkel untuk mengecek kondisi mesin SKYACTIV mereka. "Untuk servis injektor," ujarnya.
Public Relation Expert Sales & Marketing Dept Mazda Fedy Dwi Parileksono menimpali, Mazda selalu menyarankan pengguna mobilnya untuk menggunakan bensin beroktan 92.
"Penggunaan premium pada mobil-mobil SKYACTIV akan membuat performanya menurun," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi