Tetapi rupanya hal ini tidak membuat Lamborghini 'panas' untuk ikut membuat varian mobil hybrid. Seperti yang diungkapkan Head of operations, South East Asia and Pasific, Sebastien Hendry di sela-sela launching Lamborghini Aventador Roadster, di Jakarta.
"Kami melihat perusahaan telah berusaha keras melahirkan mobil dengan performa luar biasa, di mana kami memiliki mesin baru yang efisien," cetus Hendry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melakukan yang terbaik dengan menghadirkan berat yang ringan dan ini yang kami lakukan," tambahnya.
Dan menurutnya baterai yang harus terpasang di mobil hybrid akan membuat bodi mobil terasa berat.
"Sedangkan untuk hybrid saya rasa ini akan menjadi lebih berat, oleh sebab itu kami terus mengembangkan teknologi untuk masa depan, dengan berfokus pada bobot ringan dan konsumsi bahan bakar yang efisien," tutupnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya