Penjualan Mobil Mewah Bakal Drop

Penjualan Mobil Mewah Bakal Drop

Muhammad Ikhsan - detikOto
Jumat, 23 Agu 2013 14:00 WIB
Penjualan Mobil Mewah Bakal Drop
Johnny dan Lexus LS
Jakarta - Pemerintah menaikkan tarif pajak untuk mobil mewah hingga 125-150 persen dari asalnya 75 persen. Penjualan mobil mewah diprediksi bakal anjlok drastis.

Hal itu diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Johnny Darmawan kepada detikOto, Jumat (24/8/2013).

"Dampak akan turun menurut aku akan turun. Untuk angkanya sudah ditebak, saya yakin drop jauh," kata Johnny dalam sambungan telepon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Johnny, akan ada beberapa merek mobil mewah yang terkena imbas kenaikan PPnBm.

Dan kekhawatiran ini akan sangat dirasakan oleh para pemain industri otomotif di Indonesia. Seperti halnya Toyota yang memiliki merek Lexus di Indonesia.

Soalnya lanjut Johnny, para produsen mobil harus menaikkan harga mobil dari yang sebelumnya ditentukan. Sayang Johnny enggan menyebutkan angka besaran pasar mobil mewah yang akan turun, menurutnya masih terlalu dini untuk menyebut angka.

"Angka belum tahu. belum berani, enggak tahu prediksi, bisa 50 persen sampai 70 persen. Ini dua kali lebih parah," tutupnya.

Pajak mewah 75 persen selama ini berlaku untuk sedan mesin diesel dengan kapasitas di atas 2.500 cc dan sedan bensin di atas 3.000 cc

Pajak itu juga berlaku untuk mobil jenis station wagon dan selain sedan atau station wagon baik itu penggerak roda 4x2 dan 4x4, dengan kapasitas mesin lebih dari 2.500 cc.

Β 

(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads