Pabrikan asal Jerman itu mengatakan bahwa ia akan mengambil tindakan hukum terhadap pemerintah Perancis yang melarang kendaraan Mercedes masuk Prancis karena dianggap masih menggunakan AC yang tidak ramah lingkungan.
Pejabat Daimler seperti dikutip Inautonews mengatakan bahwa mereka tidak setuju dengan otoritas Perancis, yang mengutip Pasal 29 aturan Uni Eropa yang memungkinkan sebuah negara untuk melarang pendaftaran kendaraan baru jika mereka membahayakan kesehatan masyarakat atau lingkungan atau jika kendaraan dianggap sebagai memiliki cukup risiko untuk keselamatan lalu lintas.
"Argumen ini sangat tidak bisa dipahami dan tidak dapat diterapkan dalam kasus ini karena hampir semua mobil baru dan bekas di jalan-jalan Eropa dilengkapi dan terbukti dan aman menggunakan refrigeran R134a dan akan terus begitu sampai akhir 2016," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan tertulis.
Meski begitu, pemerintah Prancis mengatakan akan melanjutkan pembekuan penjualan Mercedes A-Class, B-Class dan CLA yang masih menggunakan refrigerant yang dilarang, bahkan jika Daimler bergerak ke pengadilan.
Model yang telah diblokir Prancis itu menyumbang 2% dari pengiriman global perusahaan dan sebagian besar penjualan merek itu di Prancis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas