"Wah belum tahu," cetus Deputy Manager Marketing PT Tata Motors Indonesia (TMI), Apong Arfiansyah di Jakarta, Kamis (20/6/2013).
"Lagi study, belum tahu kapan," ucap Apong lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditakutkan TMI, Tata Nano tidak bisa bersaing dari segi kapasitas mesin dan harga. Memang santer pemberitaan jika Tata Nano meluncur dipatok harga Rp 75 jutaan, sementara mobil murah tipe terendah di kisaran Rp 90 jutaan.
Melirik kapasitas mesin, Tata Nano dilengkapi mesin 800 cc dan mobil murah 1.000 cc. Banyak konsumen menilai kapasitas mesin Tata Nano tanggung dan harganya tidak sebanding.
Menanggapi pertanyaan ini, Apong seakan tidak mau menjawab dan mencoba mengalihkan pembicaraan. "Kan acaranya CSR, ngomongin CSR aja," elak Apong.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun