Jakarta - Suzuki meluncurkan skuter matik (skutik) retro untuk konsumen di Taiwan. Kendaraan tersebut bernama Suzuki Sui yang mesinnya dikenal irit bahan bakar.
FotoOto
Wujud Skutik Retro Suzuki yang Konsumsi BBM-nya Tembus 47 Km/L
Suzuki Sui hadir dengan konsep neo-retro yang unik, memadukan desain kotak membulat ala kendaraan klasik dengan teknologi modern yang fokus pada efisiensi bahan bakar. Foto: Doc. Suzuki Taiwan
Nama SUI merupakan singkatan dari Suzuki Urban Icon. Skutik tersebut memang dirancang sebagai kendaraan perkotaan yang mengutamakan kepraktisan, kemudahan penggunaan, dan gaya yang berbeda dari skutik pada umumnya. Foto: Doc. Suzuki
Secara desain, Suzuki Sui tampil mencolok dengan bodi mengotak berpadu sudut-sudut membulat. Karakternya terlihat simpel, ramah, dan jauh dari kesan agresif yang biasa ditemukan pada skutik bergaya sporty. Foto: Doc. Suzuki
Suzuki Sui dibekali mesin 124 cc satu silinder berpendingin udara dengan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP). Mesin tersebut menghasilkan tenaga 8,84 dk pada 7.000 rpm dan torsi 9,6 Nm pada 6.000 rpm yang disalurkan melalui transmisi CVT.
Meski bukan yang paling bertenaga di kelasnya, keunggulan utama Sui ada pada efisiensi bahan bakar. Suzuki mengklaim konsumsi BBM motor ini mencapai 47,18 km/liter. Foto: Doc. Suzuki Taiwan
Untuk menunjang mobilitas harian, Sui memiliki dek kaki datar berukuran besar, ruang penyimpanan di bawah jok, kompartemen depan, hingga tempat botol minum. Joknya juga cukup panjang sehingga nyaman digunakan berkendara sehari-hari. Foto: Doc. Suzuki
Di Taiwan, Suzuki Sui ditawarkan dalam delapan pilihan warna menarik dan dijual dengan harga NT$ 77.000 atau sekitar Rp 42 jutaan. Hingga saat ini belum ada informasi apakah skutik retro tersebut akan dipasarkan di Indonesia. Foto: Doc. Suzuki











































Komentar Terbanyak
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru