Bahkan saat musim hujan dan terjadi genangan air pun kondisi mobil tetap tidak mengalami masalah. Mobil asal Amerika ini tetap mampu berjalan dan tidak mogok di genangan air.
"Hampir tidak mendapatkan masalah," kata Sales & Network Development Chryler Indonesia, Harun di Jakarta, Kamis (7/2/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerusakannya memang sepele yakni pada sensor tire pressure. Sensor tekanan angin ban ini terus menyala yang membuat pemilik menduga ada masalah kerusakan pada mobil.
Ternyata usut punya usut, PT Garansindo Inter Global menemukan sensor tersebut menyala karena pengguna mobil suka mengganti ban di toko ban pinggir jalan, yang mengakibatkan sensor bermasalah.
Padahal jika menukar atau menambal ban di diler resmi Garansindo Inter Global, kejadian tersebut tidak bakal terjadi.
"Keluhan hanya karena ganti ban di bengkel pinggir jalan. Sensor ban tidak terpasang dengan benar karena banyak ganti ban dan menambal di bengkel pinggir jalan dan tidak resmi bengkel kita. Kalau sensor tidak terpasang maka efeknya sensor menyala terus. Dan ini tidak diketahui pemilik mobil," ucap Harun.
Harun sendiri menyarankan agar pemilik mobil tidak menyerahkan urusan ini di luar bengkel resmi PT Garansindo Inter Global.
"Ada satu pengalaman konsumen PT Garansindo Inter Global. Pemilik mengeluhkan ada kerusakan pada ban dengan sensor menyala. Dan ketika saya tanya habis ganti ban di bengkel pinggir jalan, dia mengiyakan. Makanya saya sarankan untuk tidak menyepelekan hal ini," tutup Harun.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya