Soal Hybrid, Toyota Jadi Anak Emas Pemerintah?

Soal Hybrid, Toyota Jadi Anak Emas Pemerintah?

Syubhan Akib - detikOto
Selasa, 15 Mei 2012 17:33 WIB
Soal Hybrid, Toyota Jadi Anak Emas Pemerintah?
Jakarta - Pemerintah dan Toyota tampak mesra ketika membahas masalah masa depan mobil hybrid di Indonesia. Tapi, apakah itu artinya pemerintah memberikan perlakuan khusus untuk Toyota?

Pemerintah tercatat bertemu dengan Toyota secara resmi sudah dua kali dalam 1 bulan ini yakni di tanggal 9 Mei di Istana Negara dan sore ini di Kementerian Perindustrian.

Dirjen Industri Unggul Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi menjelaskan kalau pertemuan sore ini yang dilakukan antara Kementerian Perindustrian dengan Toyota adalah pertemuan biasa yang isinya hanya menyamakan persepsi terkait upaya mereduksi produksi emisi dan menghemat bahan bakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengenai penghematan bahan bakar dan emisi karbon (persepsi) kita sama, tapi kita belum berbicara lebih jauh," ungkapnya di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (15/5/2012).

Namun ketika disinggung mengenai kenapa hanya Toyota yang diudang pemerintah sementara di dunia teknologi hybrid sudah diterapkan di hampir semua merek yang ada, Budi membantah itu dilakukan karena Toyota anak emas.

"Tidak, di Bali saya bertemu grup Eropa. Bertemu Volkswagen, Mercedes-Benz, BMW, Audi," elaknya.

Sedangkan Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan di gedung yang sama mengatakan bahwa kedatangan dirinya dan Vice President PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Mamoru Akiyama di Kementerian Perindustrian hari ini atas undangan Menteri Perindustrian MS Hidayat.

"Tadi Pak Hidayat menanyakan bagaimana kerja mobil hybrid itu sebenarnya. Kita jelaskan. Dia juga menjelaskan apa yang diinginkan Presiden," tandasnya.

(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads