Pasalnya semua mobil saat ini sudah berteknologi canggih, bahkan mobil mesin 1.500 cc ke bawah pun sudah tersemat teknologi canggih.
"Saya sendiri tidak mengerti ya. Ini ngawur. Sebetulnya teknologi mobil saat ini diprogram untuk oktan tinggi untuk menigkatkan performa. Pertanyaannya kenapa dibatasi dari volume mesin," kata pengamat otomotif Suhari Sargo kepada detikOto, Rabu (11/4/2012).]
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Teknologi mesin mobil terus berkembang dari tahun ke tahun. Alokasinya salah. Mobil tahun 2010 dengan mesin 1.200 cc misalnya harus pakai Premium, padahal cocok pakai Pertamax. Lah itu tidak tepat," ucapnya.
Karena itu Suhari menyarankan pemerintah harus benar-benar mengkaji aturan tersebut, jangan sampai malah merugikan pemilik mobil. "Ini harus dikaji lagi, jangan sampai merugikan konsumen," tutup Suhari.
"Ya kasihan mesin bisa rusak pakai premium. Taruh mesin 1.200 cc keluaran 2010 yang dianjurkan menggunakan BBM premium. Tapi teknologi mobil tersebut sudah maju, kan ada tuh beberapa merek mesin 1.200 cc yang sudah canggih. Itu bakalan rusak. Mobil mulai 2010 sudah canggih seperti komprisi sudah naik, lantas sudah pakai injection, pakai ECU dan komputerisasi," ujarnya.
Aturan pembatasan BBM bersubsidi dengan cara melakukan pengendalian kapasitas mesin ini kemungkinan keluar pada April 2012 dan berlaku efektif pada Mei 2012.
Untuk tahap awal diberlakukan untuk daerah Jawa-Bali terlebih dahulu dan itu juga tergantung kesiapan infrastrukturnya. Adapu rencana tersebut untukmenjaga kuota BBM bersubsidi yakni sebesar 40 juta KL yang jangan sampai jebol hingga bisa tembus 46-47 juta KL.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun