Mobil Hybrid Mengharapkan Insentif Pemerintah

Mobil Hybrid Mengharapkan Insentif Pemerintah

Muhammad Ikhsan - detikOto
Selasa, 10 Apr 2012 12:50 WIB
Mobil Hybrid Mengharapkan Insentif Pemerintah
Jakarta - Ditengah ancaman harga minyak yang makin meningkat, mobil dual mesin alias hybrid pun dianggap sebagai solusi praktis. Tapi sayang, untuk di Indonesia harga mobil ini masih terbilang tinggi. Produsen pun berharap pemerintah memberi insentif seperti keringanan pajak agar harga mobil hybrid jadi terjangkau.

Dan produsen mobil Toyota hingga kini masih berharap mobil Toyota Prius hybrid dan Camry hybrid diberi insentif. Pasalnya banyak konsumen di Indonesia yang sangat tertarik pada mobil tersebut.

Hal itu sekali lagi ditegaskan Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan, di sela-sela peresmian dealer Auto2000 ke 77 di Permata Hijau, Selasa (10/4/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua mengharapkan hybrid digunakan. Tapi buntut-buntutnya harga. Indonesia tidak memberikan insentif. Di Amerika, di Jepang dikasih," kata Johnny.

Di sisi lain, Johnny menegaskan padalah mobil hybrid bisa mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. Jika dengan harga murah dan terjangkau masyarakat Indonesia, bukan tidak mungkin jumlah BBM yang terbuang berkurang.

Tapi ia menyanyangkan keseriusan pemerintah untuk mengurangi penggunaan BBM seperti tidak serius.

"Mereka mau mengurangi konsumsi bahan bakar. Mereka mau kita gunakan hybrid. Tapi tidak ada insentif. Ini pemerintah maunya apa," tantang Johnny.

Peresmian dealer Auto2000 di Permata Hijau

Demi mendekatkan diri ke konsumen, Auto2000 sebagai main dealer Toyota membuka cabang ke-77 di Indonesia dan merupakan jaringan outler authorized yang ke-156.

Dealer berpelengkap 3S ini memiliki luas total bangunan 3.249 m2 dan yang terletak di jalan Raya Kebayoran Lama no. 28, Jakarta Pusat.

Selain itu dealer itu dilengkapi dengan 16 stall perbaikan yang terdiri dari 13 stal general repair, 1 stall perbaikan Dyna dan 2 stall Express Maintenance. Auto2000 mengucurkan dana sebesar Rp 51 miliar untuk tanah dan bangunan.

(ikh/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads