Fiber tersebut bakal tersemat di bumper depan, bumper belakang dan grille. "Esemka harus dibuat lebih ringan. Kita terpikir untuk menggunakan plastik atau fiber," kata Kordinator Pembelajaran Industri Kreatif di SMKN 2 Surakarta, Dwi Budhi Martono kepada detikOto.
Bobot Esemka yang kegemukan bisa dilihat pada pelat pintu samping, dan belakang yang telah didempul tebal. Untuk meminimalkan itu harus diganti dengan yang baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu ia juga menjelaskan agar mobil SUV Esemka lebih ringan dari sebelumnya, pihak PT Solo Manufaktur Kreasi bakal melucuti pelat berbahan pelat dan menggantinya dengan bahan fiber.
"Kalau perlu grille kita ganti sekalian dengan bahan fiber agar lebih ringan," tuntasnya.
Jika dibandingkan dengan SUV buatan Jepang, seperti Toyota Rush dengan mesin 1.500 hanya berbobot 1.200 kg (berat kosong), mobil Esemka jauh lebih berat yakni 1.700 kg.
Jika dibandingkan dengan Honda CR-V 2.000 cc manual pun, SUV Esemka masih kalah ringan. Honda CR-V memiliki bobot 1.553 kg.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat