Seperti dilansir Reuters, Jumat (9/12/2011) Toyota hari ini mengumumkan perkiraan pendapatannya bakal menurun drastis.
Produsen mobil Jepang itu menuturkan banjir Thailand membuat mereka rugi sekitar 120 miliar yen (US$ 1,55 miliar) atau sekitar Rp 14 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain faktor bencana tadi, faktor penguatan yen tetap menjadi kekhawatiran bagi Toyota. Namun meski tahun ini babak belur, Toyota diyakini akan bangkit tahun depan, dengan mulai pulihnya produksi dan peluncuran model baru.
Dengan banjir yang mulai mereda dan proses pemilihan mulai berjalan di kawasan industri Thailand, Toyota berharap produksi akan kembali normal di banyak negara. Toyota menuturkan produksi Thailand akan kembali normal di bulan ini.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!