Media Jepang Nikkei seperti dikutip Autonews, Senin (31/10/2011) melaporkan bahwa Honda Motor Co kemungkinan akan dipaksa untuk menutup pabrik mereka yang berada di Thailand selama sekitar enam bulan karena banjir parah parah yang melanda negara itu.
Langkah penutupan pabrik ini kemungkinan akan mempengaruhi 3 persen dari produksi mobil tahunan Honda secara global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebabnya, tidak lain karena kabarnya perusahaan ini harus mengganti sebagian besar peralatan dan fasilitas yang terendam banjir. Dan sialnya, Honda merupakan satu-satunya produsen mobil Jepang yang kemungkinan akan mendapat dampak sebesar itu di bencana ini.
Seorang pejabat Honda mengatakan kalau suspensi produksi selama setengah tahun tersebut diperkirakan akan mempengaruhi produksi lebih dari 100.000 kendaraan.
Dengan suspensi produksi ini, pasokan mobil Honda di Indonesia kemungkinan juga akan terganggu meski PT Honda Prospect Motor yang menjadi distributor Honda di Indonesia belum memberikan pengumuman resmi.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun