Suzuki mendaftarkan paten desain mobil baru di Indonesia. Dari siluetnya mirip dengan mobil listrik e Sky, kei car listrik yang dijual di Jepang.
Sketsa mobil itu tercantum dalam pangkalan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI. Dalam dokumen itu, tampak sebuah mobil boxy perkotaan yang terdaftar milik Suzuki Motor Corporation yang bermarkas di Hamamatsu, Prefektur Shizuoka, Jepang.
Pendaftaran tersebut tercatat dengan nomor permohonan A00202604867 di laman resmi DJKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilihat dari patennya, mirip betul dengan e Sky. Mulai dari grille (kisi-kisi depan) tersusun rapi horizontal, tepat logo Suzuki di tengah. Lampu depannya bulat dan posisinya rendah, tidak ada lampu LED memanjang di bagian atas seperti beberapa mobil modern lain. Desain ini mirip dengan tampilan depan e Sky yang juga simpel.
Paten desain yang diduga e Sky Foto: Dok. DJKI Kementerian Hukum |
Lampu belakangnya memanjang vertikal di kedua sisi bodi. Ada wiper kecil di kaca belakang dan antena kecil di atap, dua fitur yang juga ada di e Sky.
Suzuki e Sky merupakan mobil listrik pertama Suzuki yang mengikuti regulasi kei car khas Jepang, dan dijadwalkan meluncur di Jepang pada musim gugur 2026, sekitar September hingga November.
Dimensinya tercatat panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm dengan jarak sumbu roda 2.460 mm serta bobot sekitar 1.030 kilogram, dan mampu menampung 4 penumpang.
Soal tenaga, Suzuki belum mengumumkan output resmi motor listriknya, namun regulasi kei car di Jepang membatasi tenaga maksimum kendaraan jenis ini pada 47 kW atau sekitar 63 hp. Untuk sumber daya, mobil ini menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 26 kWh dengan jarak tempuh diklaim mencapai 310 km sekali pengisian penuh.
Di pasar Jepang, e Sky akan bersaing dengan sejumlah kei car listrik lain seperti Nissan Sakura, Mitsubishi eK X EV, Honda N-One, dan BYD Racco,
Hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai peluncurannya di Indonesia. Pendaftaran desain di DJKI umumnya menjadi rutinitas administratif yang dilakukan prinsipal untuk melindungi kekayaan intelektualnya.
Suzuki sebenarnya bukan pemain baru di pasar mobil listrik Indonesia. Mereka sudah meluncurkan e Vitara sebagai mobil listrik murni pertamanya di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Februari lalu.
(riar/din)











































