Spek SUV Boxy Listrik Wuling yang Dijual Rp 200 Jutaan

Spek SUV Boxy Listrik Wuling yang Dijual Rp 200 Jutaan

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 05 Jul 2026 19:05 WIB
Baojun Yep Plus
Baojun Yep Plus Foto: Ridwan Arifin
Jakarta -

Baojun Yep Plus sebenarnya sudah masuk radar Wuling untuk dipasarkan di Indonesia. Apakah spesifikasinya cocok? simak ulasannya berikut ini.

Direktur Pemasaran Wuling Motors Ricky Christian mengatakan model ini sudah diproyeksikan masuk Indonesia. Sebab, desainnya yang maskulin tapi tetap compact dianggap cocok dengan pasar Indonesia.Baojun merupakan satu grup dari Saic-GM-Wuling (SGMW).

Beberapa produk di bawah Baojun itu antara lain Cloud, Cirro S, dan Yep Plus. Seperti diketahui Cloud sudah masuk Indonesia, tidak menutup kemungkinan jika Yep Plus ini juga turut dipasarkan di sini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Baojun Yep ini sebenarnya dari dulu memang pelajari juga karena secara desain itu salah satu yang jadi favorit untuk pasar Indonesia," kata Ricky di Liuzhou, Guangxi, China, Rabu (1/7/2026).

ADVERTISEMENT

Baojun Yep Plus di China hadir dengan empat pilihan varian, mulai dari Flagship Edition 301 km, Flagship Edition 401 km, Flagship Edition 501 km, sampai Premium Edition 501 km.

Dari segi ukuran, keempat varian punya dimensi yang sama persis, yaitu panjang x lebar x tinggi: 3.996 x 1.760 x 1.726 mm dengan jarak sumbu roda 2.560 mm.

Sebagai pembanding, ukurannya mirip-mirip dengan Daihatsu Rocky / Toyota Raize, sekitar 4.030 x 1.710 x 1.635 mm, wheelbase 2.525 mm. Panjang dan wheelbase-nya mirip, cuma Yep Plus sedikit lebih tinggi dan lebih lebar.

Beda varian Yep Plus ada di bobot kosong kendaraan. Varian 301 km jadi yang paling ringan dengan bobot 1.255 kg, disusul varian 401 km di angka 1.325 kg, sedangkan varian 501 km dan Premium Edition sama-sama 1.410 kg.

Soal jantung listriknya, semua varian pakai baterai jenis Lithium Iron Phosphate (LFP) yang kapasitasnya disesuaikan dengan jarak tempuh masing-masing. Varian 301 km dibekali baterai 31,9 kWh, varian 401 km punya baterai 41,9 kWh, sementara varian 501 km dan Premium Edition sama-sama mengusung baterai 54 kWh.

Meski beda kapasitas baterai, tenaga yang dihasilkan sama rata. Keempat varian pakai motor listrik Permanent Magnet Synchronous dengan output 75 kW dan torsi 180 Nm, sanggup digeber sampai top speed 150 km/jam.

Untuk urusan mengisi ulang daya baterai, semua varian mendukung AC charging 6,6 kW. Cuma, durasi ngecasnya berbeda-beda tergantung kapasitas baterai: 4,5 jam untuk varian 301 km, 6 jam untuk varian 401 km, 7,5 jam untuk varian 501 km.

Fitur DC fast charging juga tersedia di semua varian, dengan waktu pengisian 30-80% selama 35 menit (varian 301 & 401 km) atau lebih cepat 30 menit (varian 501 km & Premium). Bonus lainnya, semua varian sudah dibekali fitur V2L alias bisa jadi sumber daya listrik eksternal 220V.

Sektor suspensi juga seragam di semua varian, pakai MacPherson strut independen di depan dan torsion beam semi-independent di belakang, dengan penggerak roda depan (FWD), setir EPS, rem cakram depan-belakang, rem parkir elektronik (EPB), dan ban berukuran 205/60 R16.

Yang menarik, ada perbedaan komponen pendukung rem. Varian 301, 401, dan 501 km masih mengandalkan vacuum pump, sedangkan Premium Edition sudah naik kelas pakai Electronic Booster (Ebooster) yang biasanya bikin respons pengereman lebih halus dan presisi.

Baojun tak pelit soal fitur keselamatan. Semua varian Yep Plus sudah dilengkapi ESC, ABS+EBD, AUTO HOLD, ramp assist, kamera 360 derajat, transparent chassis, radar depan-belakang, fitur unlock otomatis saat tabrakan, airbag pengemudi dan penumpang depan plus side airbag, dua jangkar ISOFIX di kursi belakang, alarm sabuk pengaman, sistem peringatan pejalan kaki kecepatan rendah, hingga tire pressure monitoring dengan tampilan digital di layar.

Melansir dari laman Wuling di China. Mobil ini dipasarkan mulai dari 76.800 yuan hingga 105.800 atau sekitar Rp 202 juta sampai Rp 279 juta.




(riar/lua)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads