Tak hanya ramah lingkungan, mobil listrik memiliki tingkat efisiensi yang tinggi dari sisi biaya operasional. Bahkan mobil listrik terbaru seperti Chery Q diklaim hanya perlu daya energi seharga Rp 7.000 per hari.
Bagi banyak pekerja yang setiap hari melakukan perjalanan dari kota penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang atau Bogor menuju ke pusat Jakarta, biaya transportasi menjadi salah satu pengeluaran rutin yang terus diperhitungkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan jarak perjalanan pulang-pergi yang umumnya berada di kisaran 40-60 km per hari, efisiensi biaya energi kendaraan listrik bisa memberikan manfaat yang langsung dirasakan dalam aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan simulasi perhitungan biaya energi menggunakan tarif pengisian daya rumah tangga, jajaran kendaraan listrik Chery menawarkan biaya penggunaan yang tetap terukur di berbagai segmen.
Chery Q mencatat estimasi biaya energi mulai dari sekitar Rp 181 per km. Jika setiap hari menempuh perjalanan pulang-pergi sejauh 40 km, maka sehari hanya butuh biaya sekitar Rp 7.240, sedangkan jika perjalanan harian mencapai 60 km, biaya yang dibutuhkan sekitar Rp 10.860 per hari.
Untuk Chery E5, estimasi biaya energinya berada di kisaran Rp 205 per km. Sehingga untuk jarak perjalanan yang sama berada di angka Rp 8.200-Rp 12.300 per hari. Chery J6T lain lagi, dengan jarak perjalan yang sama, EV boxy ini membutuhkan biaya sekitar Rp 11.360-Rp 17.040 per hari.
Sementara itu dalam simulasi penggunaan sejauh 1.200 km per bulan, Chery Q mencatatkan estimasi biaya energi sekitar Rp 217.200 per bulan, Chery E5 Rp 246.000 per bulan, dan Chery J6T sekitar Rp 340.800 per bulan.
"Bagi Chery, kendaraan listrik harus memberikan nilai yang nyata bagi konsumen. Efisiensi harus dapat dihitung, kenyamanan harus dapat dirasakan, dan teknologi harus dapat digunakan secara relevan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui Chery EV line up, kami ingin membantu masyarakat mengambil keputusan mobilitas yang lebih cerdas, lebih efisien, dan lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan energi," ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit Indonesia dalam keterangan resminya.
(lua/rgr)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun