Belum 2 Tahun, Sudah Segini Mobil BYD yang Dibeli Orang Indonesia

Belum 2 Tahun, Sudah Segini Mobil BYD yang Dibeli Orang Indonesia

Dina Rayanti - detikOto
Sabtu, 27 Des 2025 09:03 WIB
Belum 2 Tahun, Sudah Segini Mobil BYD yang Dibeli Orang Indonesia
Mobil BYD di Indonesia. Foto: Luthfi Anshori/detikOto
Jakarta -

BYD belum genap dua tahun di Indonesia. Meski begitu, mobil listriknya laris manis. Total lebih dari 69.600 mobil BYD yang dibeli orang Indonesia dalam kurun waktu 23 bulan. Sejak Januari 2024 hingga Desember 2025, penjualan BYD di Indonesia tembus lebih dari 69.600.

Banyak pemain baru bermunculan di pasar otomotif Indonesia. BYD termasuk salah satunya. Meski terhitung baru, keberadaan BYD tak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi kalau berkaitan dengan jualan. Berdasarkan catatan penjualan tersebut, BYD kini bertarung dengan para produsen mobil konvensional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam daftar 10 mobil paling laris di Indonesia, BYD bahkan sudah merangsek ke posisi ketiga. Paling menariknya, dari 10 besar produsen tersebut, hanya BYD yang sepenuhnya mengandalkan mobil listrik. Hingga saat ini, BYD sudah memiliki enam lini produk yang dijual di Indonesia yaitu BYD Seal, BYD Sealion 7, BYD Atto 1, BYD Atto 3, BYD Dolphin, dan BYD M6. Ada juga mobil yang digunakan untuk konsumen fleet berupa BYD e6.

Pada 2025, dari seluruh model yang dipasarkan, BYD ATTO 1 tampil sebagai phenomenal car dengan penjualan lebih dari 22.500 unit. Tingginya permintaan terhadap ATTO 1 didorong oleh kombinasi desain yang modern, harga yang kompetitif, serta fitur dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan mobilitas harian.

ADVERTISEMENT

BYD M6 tetap menjadi MPV listrik keluarga masyarakat Indonesia, tercermin dari distribusi sebanyak 10.600 unit sepanjang Januari hingga Desember 2025.

Di segmen SUV, BYD Sealion 7 mencatat lebih dari 8.400 unit penjualan sejak Februari 2025 hingga Desember 2025, memperkuat posisi BYD di pasar EV berkat kombinasi performa tinggi, jangkauan optimal, serta desain sporty elegan yang kini menjadi preferensi utama konsumen Indonesia.

Sementara itu, di segmen sedan, BYD Seal hadir sebagai model yang mendefinisikan ulang standar performa dan kenyamanan berkendara. Dengan desain aerodinamis, teknologi baterai terdepan, serta handling yang presisi, BYD Seal menjadi benchmark baru bagi konsumen yang menginginkan sedan EV berkarakter namun tetap efisien.

Di sisi lain, DENZA sebagai lini premium BYD memperkuat kontribusi pada segmen high MPV listrik premium melalui DENZA D9. Model ini dengan cepat menjadi salah satu high MPV listrik terlaris di kelasnya dengan penjualan lebih dari 7.400 unit, didorong oleh desain kabin mewah, ruang interior yang sangat lega, serta kenyamanan berkendara yang dirancang untuk keluarga modern, pelaku bisnis, dan pengguna dengan pengemudi.

Teknologi intelligent cockpit, fitur keselamatan tingkat tinggi, dan keheningan kabin menjadi daya tarik yang menjadikan Denza D9 kompetitif bahkan dibandingkan MPV konvensional di kelas serupa. Secara keseluruhan, sinergi BYD dan Denza menunjukkan bagaimana kedua brand tidak sekadar memperluas pasar, tetapi menjadi katalis utama dalam memacu pertumbuhan industri EV Indonesia.

Sejak awal 2024, rangkaian peluncuran model baru di berbagai segmen menjadi bukti konsistensi BYD dalam membuka akses masyarakat terhadap teknologi kendaraan listrik yang lebih aman, modern, dan relevan.

Momentum besar dimulai pada Januari 2024 ketika BYD memperkenalkan tiga model perdananya yaitu BYD Seal, BYD Atto 3, dan BYD Dolphin, sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan standar baru mobilitas listrik di Indonesia. Ketiganya membawa DNA teknologi khas BYD, termasuk Blade Battery dan e-Platform 3.0, yang dirancang untuk memaksimalkan keselamatan, efisiensi, dan kenyamanan berkendara.

BYD Seal hadir sebagai ikon performa dan rekayasa EV modern dengan desain aerodinamis dan stabilitas berkendara yang presisi. BYD ATTO 3, melalui segmen SUV, menawarkan fleksibilitas kabin, fitur keselamatan komprehensif, dan pengalaman berkendara yang efisien bagi keluarga modern. Sementara itu, BYD Dolphin membawa solusi mobilitas ringkas untuk kebutuhan perkotaan, dengan biaya operasional rendah dan fitur keselamatan yang solid di kelasnya.

"Sejak awal kehadiran BYD di Indonesia, komitmen kami jelas yaitu berjalan bersama masyarakat, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat transisi menuju kendaraan ramah lingkungan. Kami bukan sekadar datang membawa produk, tetapi membawa visi untuk masa depan yang lebih bersih dan lebih baik. Dalam dua tahun perjalanan ini, kami terus menghadirkan line-up unggulan sambil memastikan setiap langkah yang kami ambil memberikan dampak luas, baik dengan memperbanyak pilihan kendaraan listrik yang semakin relevan bagi kebutuhan dan preferensi masyarakat, maupun memperkuat ekosistem untuk mendukung keberlanjutannya. Melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi berkelanjutan, kami akan terus membuka akses terhadap mobilitas yang lebih aman, efisien, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia," kata Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao dalam siaran persnya.

Ketiga model ini bukan sekadar lini produk pembuka, tetapi menjadi pijakan strategis BYD untuk memperluas portofolio kendaraan listrik yang relevan dan terukur sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Sebagai bagian dari misi jangka panjang, langkah ini menegaskan komitmen BYD dalam menghadirkan pilihan kendaraan listrik yang lebih luas, serta memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama yang membentuk masa depan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.




(dry/lth)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads