Kasus penunggang motor yang berbuat rusuh belakangan ini membuat banyak orang geram. Masyarakat pun mengutuk aksi brutal para pemotor yang brutal tersebut. Salah satunya petualang dunia asal Indonesia Jeffry Polnaja.
Menurut pria asal Bandung itu, antara pemotor biasa dan geng motor itu sangat bertolak belakang. Geng motor disebut-sebut hanya berbuat onar dan melukai masyarakat. Sementara pemotor biasa umumnya berbuat baik dan selalu menjaga keadaan motor dan ketertiban.
"Kriminal naik motor dan orang naik motor berbeda. Orang naik motor biasanya ingin merawat motor, tapi kalau kriminal naik motor, motor itu hanya dijadikan media saja. Ini harus dibedakan. Dia yang menganggap media motor dan menyerang sesuatu dan itu terus dipanggil geng," kata pria yang akrab disapa Kang JJ itu di Jakarta, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau klub motor jelas. Kalau klub motor punya logo. Kalau kriminal naik motor, mereka tidak tahu. Mereka mencoba menghilangkan identitasnya," tutur pria yang sudah berkeliling di 72 negara itu.
Ia menyarankan agar masyarakat berhati-hati dengan tingkah laku para geng motor tersebut. "Dan kita harus waspada dengan mereka," tutupnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!