Jumat, 10 Agu 2018 12:53 WIB

GIIAS 2018: Sambut LCGC Jilid 2, Ayla Bakal Pakai Transmisi CVT?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Daihatsu Ayla special edition diperlihatkan di GIIAS 2018 Foto: Rangga Rahadiansyah Daihatsu Ayla special edition diperlihatkan di GIIAS 2018 Foto: Rangga Rahadiansyah
Tangerang - Pemerintah tidak berniat untuk menghapus program Kendaraan Bermotor Hemat Bahan Bakar dan Harga Terjangkau (KBH2) atau Low Cost and Green Car (LCGC). KBH2 atau LCGC akan diteruskan, tapi kemungkinan aturannya bakal lebih ketat lagi terkait konsumsi bahan bakar.

Jika sekarang LCGC konsumsi bahan bakarnya minimal harus tembus 20 km/liter, maka LCGC jilid 2 nanti akan lebih tinggi lagi. Bahkan disebutkan harus bisa tembus 23 km/liter. Produsen mobil pun harus menghadirkan teknologi yang lebih baru lagi agar konsumsi bahan bakar LCGC bisa tembus 23 km/liter. Termasuk Astra Daihatsu Motor (ADM).



"Pada dasarnya saat ini nggak terlalu beda jauh (dengan angka 23 km/liter), dengan tambahan (transmisi) CVT bisa masuk," kata Direktur Pemasaran ADM, Amelia Tjandra, di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, di ICE, BSD, Tangerang.

Menurut Amel, Daihatsu sudah punya teknologi transmisi CVT. Kalau diperlukan, bisa saja transmisi jenis itu dibawa ke Indonesia.



"Tinggal nanti CVT-nya mau keluar kapan, hitung-hitungannya bagaimana," ucap Amel.

Bisa jadi dengan CVT harga mobil akan naik. Tapi, kenaikan harga LCGC itu sudah ditentukan oleh pemerintah. "Kan ada ketentuannya, kenaikan harga karena teknologi tambah berapa persen," kata Amel. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed