Jumat, 20 Jul 2018 16:00 WIB

Mobil LCGC yang Tak Murah Lagi

Dina Rayanti - detikOto
Mobil-mobil LCGC (Foto: detikOto) Mobil-mobil LCGC (Foto: detikOto)
Jakarta - Harga jual mobil murah di Indonesia sebenarnya sudah diatur pemerintah. Aturan tersebut tertuang lewat Permenperin No. 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau mengatur, harga LGCC sebelum pajak daerah, bea balik nama (BBN) dan pajak kendaraan bermotor (PKB) setinggi-tingginya Rp 95 juta.

Dalam Permenperin No. 33/M-IND/PER/7/2013 memang tertulis bahwa produsen LCGC dibolehkan menaikkan harga jual setiap tahun. Ada beberapa acuan dalam menyesuaikan harga LCGC yaitu indikator ekonomi yang dicerminkan dengan besaran inflasi, nilai tukar rupiah dan/atau harga bahan baku.


Selain itu, harga LCGC dengan transmisi otomatis dan fitur-fitur pengaman penumpang juga boleh disesuaikan. Untuk LCGC bertransmisi otomatis boleh lebih mahal maksimal 15 persen dan LCGC yang menggunakan teknologi pengaman penumpang boleh lebih mahal maksimal 10 persen.

Namun kalau kita melihat, mobil-mobil yang masuk dalam kategori LCGC harganya tak murah lagi. Ada yang menyentuh Rp 150 juta hampir menyamai mobil MPV di luar program LCGC. Misalnya saja LCGC 7 penumpang keluaran Toyota Calya.

Calya termurah dibanderol Rp 135,4 juta sedangkan varian tertingginya Rp 152,95 juta. Harga itu lebih mahal dari mobil MPV merek China Wuling Confero S. Wuling dalam situsnya menulis harga Confero S dijual mulai Rp 134,8 juta. Harga Calya pertama kali diluncurkan tahun 2016 dijual mulai Rp 129,65 juta sampai yang termahalnya Rp 150 juta.


Selain itu ada juga Toyota Agya dengan harga jual mulai Rp 133,4 juta hingga termahalnya Rp 153,8 juta. Padahal pertama kali diluncurkan tahun 2013, harga Agya paling mahalnya hanya Rp 120,75 juta.

Kembaran Calya, Sigra mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Pertama kali lahir tahun 2016, Sigra paling murah dibanderol Rp 106,6 juta hingga Rp 148,9 juta. Dua tahun setelahnya harga Sigra menjadi Rp 109,9 juta-150,65 juta.


Brio Satya juga naik. Tahun 2013 dijual mulai Rp 106 juta, kini harga termurahnya Rp 132,5 juta. Sedangkan Datsun yang kala itu menjual mobilnya di bawah RP 100 juta kini sudah naik. Seperti Datsun Go dulu dijual mulai Rp 96 juta , sekarang harganya Rp 102,99 juta. Sementara Datsun Go+ meluncur tahun 2014 dijual Rp 85 juta saat ini harganya Rp 112,38 juta.

Begitu pula dengan Karimun Wagon R. Mengaspal pertama kali tahun 2013 dengan harga Rp 77-99 juta saat ini harga termurahnya Rp 107,5 juta.

Tapi tidak semua pabrikan menjual mobil LCGC di atas Rp 100 juta, ada juga yang masih bertahan dengan harga di bawah Rp 100 juta. Misalnya saja Daihatsu Ayla. Ayla varian termurah dijual dengan harga Rp 94,05 juta. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed