Terus kapan model lainnya?
"Memang dalam membuat sho car selain harus menarik perhatian, kita juga harue melakukan study pasar. Apakah responsnya bagus atau tidak. Tapi ada juga keterbatasan mass prodaction, yaitu harga dan line up," ujar Chief Designer PT Toyota Astra Motor (TAM), Donny Adhi Yuwono di arena Indonesia International Motor Show, JI Expo, Kemayoran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Veloz Tigre Foto: Rangga Rahadiansyah |
Menurutnya segi harga yang akan dibanderol untuk produk-produk tersebut merupakan hal yang krusial. Untuk itu perlu pertimbangan yang matang.
Yaris Heykers Foto: Rangga Rahadiansyah |
"Nah studi itu perlu proses yang panjang. Harus berbicara sama tim produksi atau pemasaran, dimana harga juga pertimbangan krusial. Jadi masih perlu studi lebih lanjut, apakah bisa diproduksi massal, dan dijual atau tidak," tutur Donny.
Toyota Agya Kojo Foto: Dadan Kuswaraharja |
Namun dari segi respons masyarakat lanjut Donny mengatakan cukup baik untuk mobil show car tersebut. "Tapi ya itu, kita perlu study lagi secara harga bisa memenuhi kebutuhan pasar atau tidak," pungkasnya. (khi/ddn)












































Veloz Tigre Foto: Rangga Rahadiansyah
Yaris Heykers Foto: Rangga Rahadiansyah
Toyota Agya Kojo Foto: Dadan Kuswaraharja
Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya