Sejak 2005, Toyota memilih China untuk memasarkan mobil bertenaga hybrid mereka, Prius. China menjadi negara kedua setelah Jepang dalam pasar Toyota Prius.
Keseriusan Toyota dalam mengembangkan dan memasarkan mobil tenaga hybrid di China diwujudkan dengan dibangunnya pabrik komponen penggerak hybrid, Toyota Motor (Changshu) Auto Part dan Sinogy Toyota Automotive Energy System.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laman resminya, Senin (25/4/2016), Toyota mengumumkan selain dua varian plug-in hybrid tersebut, Toyota juga akan memperkenalkan mesin turbo 1.2 liter injeksi langsung dengan efisiensi suhu pada kendaraan yang akan dijual di China pada tahun ini.
Mesin tersebut mampu membuat performa mobil lebih agresif serta bahan bakar lebih efisien. Untuk saat ini, mesin tersebut terdapat pada mobil Toyota yang dijual di Eropa dan Jepang. (nkn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit