Menurut Direktur Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara IIMS 2016, Hendra Noor Saleh, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan perwakilan beberapa Agen Pemegang Merek (APM). Mereka, kata Hendra, beranggapan pameran ini akan membantu penjualan mereka.
"Karena ini semacam boosting bagi mereka," kata pria yang akrab disapa Kohen itu di Kemang, Jakarta, Kamis (10/12/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di bulan Maret-April adalah masa genting di industri otomotif Indonesia. Ketika Januari-Februari masih adem ayem, Maret-April mereka perlu boosting. Mereka tidak hanya bicara tapi juga langsung booking," sebut Kohen.
Dia mengatakan, pemilihan bulan April untuk digelarnya IIMS 2016 lebih baik ketimbang berbarengan dengan GIIAS. Perbedaan waktu tersebut bakal menguntungkan semua pihak.
"Pas ketemu sama pihak JIExpo, dia bilang yang kosong bulan Agustus sama April. Nah yang bulan Agustusnya itu sama persis sama pameran yang lain (GIIAS 2016). Tanpa pikir panjang, kita langsung pilih April. Karena pameran kemarin pun sebenarnya kita enggak mau barengan. Enggak ada bagusnya kalau bareng," katanya.
Dia mengharapkan, hampir semua brand yang dipegang APM mengikuti IIMS 2016. Padahal, pada IIMS 2015 lalu, sebagian kecil brand yang ada di Indonesia diwakili oleh diler.
"Kemarin sebagian kecil 20-25 persen itu dari diler. Insya Allah di 2016 mestinya mendekati 100 persen," harapnya.
Untuk diketahui, IIMS 2016 ini akan digelar pada 7-17 April 2016. Sementara GIIAS 2016, menurut Andy Wismarsyah, Presiden Direktur Seven Events selaku event organizer GIIAS akan dihelat pada 11 hingga 21 Agustus 2016.
(rgr/arf)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit