Brak.. Detik-detik Ban Bus Akap Copot di Tol Kebon Jeruk

Tim detikcom - detikOto
Minggu, 24 Jan 2021 16:48 WIB
Ban bus copot di tol Kebon Jeruk
Ban bus copot di ruas Tol Kebon Jeruk Foto: TMC Polda Metro Jaya
Jakarta -

Ramai di media sosial, sebuah bus tiba-tiba mengalami patah as. Ban beserta velg-nya pun copot hingga membuat laju bus itu berhenti.

Peristiwa ini terjadi di ruas Tol Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (23/1/2021). Kejadian patah as roda bus terekam kamera warganet @nasution7802 dan diunggah ulang oleh akun @jakinfo_.

"Lokasi dekat JPO Siloam Kebon Jeruk (Iklan McD) atau sebelum Kali Pesanggrahan dari Tomang," tulis postingan tersebut.

[Gambas:Instagram]



Dalam foto yang dibagikan, terlihat ban belakang mobil sisi kanan keluar, lalu ban terlepas di jalan tol. Kemudian laju bus terhenti, sejumlah penumpang pun keluar dari bus.

TMC Polda Metro Jaya menyebut penyebab ban belakang bus terlepas saat melintas itu lantaran patah as.

"12.35 Telah terjadi patah as roda belakang bus K 1448 H di KM 4 di rual Tol Kebun Jeruk arah Tanggerang, dan sudah dalam penanganan petugas," cuit akun Polda Metro Jaya.



Saat ditelusuri lebih melalui Sistem Perizinan Online Angkutan Darat dan Multimoda (Spionam), bus dengan pelat nomor K-1448-H tersebut merupakan trayek Jakarta Pulo Gebang - Jepara milik PT Selamet Trans Abadi, dengan masa berlaku uji 26 Juni 2019, dan KPS 15 Mei 2020.

Apa penyebab patah as roda?

Ada beragam penyebab sebuah kendaraan bisa mengalami patah as roda. Seperti dikutip Autovfix, Minggu (24/1/2021) seiring berumurnya kendaraan juga memengaruhi usia as roda.

Pertama, as roda bisa patah jika kendaraan kelebihan muatan. Di sisi lain, seiring bertambahnya usia kendaraan, as roda mereka menjadi rapuh dan lemah.

Kendaraan yang sering melewati jalan yang dipenuhi berlubang dapat memengaruhi umur as roda. Ini akan memberi tekanan maksimum pada poros dan membuatnya aus. Stres dan keausan dalam waktu lama itulah yang membuat komponen ini bisa lebih cepat rusak.



Simak Video "Wanita yang Mesum di Halte Bus Senen Dibayar Rp 22 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)