Detik-detik Kecelakaan McLaren yang Berujung Terbelah Dua

Detik-detik Kecelakaan McLaren yang Berujung Terbelah Dua

Dina Rayanti, Agil Trisetiawan Putra - detikOto
Kamis, 09 Jul 2026 14:49 WIB
Kondisi mobil McLaren 720 S milik Andra ST, saat di Pos Lantas Grogol Polres Sukoharjo, Rabu (8/7/2026).
McLaren Youtuber Andra ST terbelah dua usai kecelakaan mengerikan. Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Jakarta -

Detik-detik kecelakaan McLaren yang dikemudikan Youtuber Andra ST terekam kamera. Sebelum kecelakaan mobil terlihat menyalip dari sisi kiri dan selip.

McLaren milik Youtuber Andra ST tak berbentuk lagi usai mengalami kecelakaan mengerikan saat hendak jalan-jalan ke Solo. Kecelakaan bermula saat mobil melaju di simpang Telulam (Jalan Ciu). Dalam video yang beredar di media sosial sebagaimana diunggah akun event_soloraya_dan_mahasiswa, terlihat sebelum kecelakaan, mobil menyalip dari sisi kiri. Kemudian saat kembali ke lajur kanan, tiba-tiba selip dan langsung oleng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

ADVERTISEMENT

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Ardian, mengungkap video yang beredar di media sosial adalah detik-detik sebelum McLaren Andra ST itu kecelakaan. Sebelumnya, Ardian mengatakan, insiden itu dipicu pengemudi yang tak bisa mengendalikan kendaraannya.

"Setelah kena lampu merah di simpang Telukan (Jalan Ciu), lalu berjalan dan terjadi selip, bannya selip. Pengemudi tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga oleng ke kiri kemudian menabrak tiang," jelas Ardian.

Mobil berurutan menabrak pagar, tiang telepon, tiang listrik. Kerasnya benturan, membuat mobil berwarna kuning itu mengalami kerusakan yang sangat parah. Bahkan mobil terbelah menjadi dua.

Dari hasil pemeriksaan sementara disebutkan kecepatan mobil masih di bawah 100 km/jam. Berdasarkan keterangannya, Andra ST mengaku mobil tidak melaju begitu kencang.

"Kalau menurut keterangan (pengemudi) tidak terlalu kencang, mungkin masih kecepatan di bawah 100 km/jam," kata Ardian.

Mengemudikan supercar sekelas McLaren memang tak bisa sembarangan. Instruktur Keselamatan Berkendara Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC) Jusri Pulubuhu menyebut mengatakan godaan memacu supercar memang tinggi dan biasa terjadi. Tapi pengemudi harus selalu mengingat bahwa karakter mobil super itu berbeda dari mobil pada umumnya.

Jusri mengatakan bekal dasar yang harus dimiliki pengemudi supercar ada tiga hal yakni mengetahui semburan tenaga, pengereman, dan performa handling. Jadi pastikan kamu menguasai tiga hal tersebut.

"Mobil-mobil ini handling-nya beda dengan mobil biasa, input kita sedikit, outputnya besar. Tapi konyol, mobil-mobil ini tidak selincah mobil-mobil biasa saat kita u-turn, steering input sedikit saja butuh beberapa kali putaran. Artinya kita tidak bisa fleksibel," terang Jusri.



(dry/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads