Duh! Pemobil dari Jakarta Ini Tersesat di Hutan Gara-gara Ikuti Google Maps

tim detikcom - detikOto
Minggu, 04 Okt 2020 11:20 WIB
Pemobil asal Jakarta tersesat di hutan Tasikmalaya 10 jam
Pemobil dari Jakarta terjebak di hutan Tasikmalaya selama 10 jam Foto: Deden Rahadian
Tasikmalaya -

Aplikasi GPS seperti Google Maps jadi andalan pengemudi sebagai panduan menuju tempat yang masih asing. Tetapi akibat berkendara malam hari dan menggunakan petunjuk arah itu, seorang pengendara asal Jakarta tersesat di Hutan Kawasan Culamega, Tasikmalaya, Minggu (04/10/2020).

Mad jais (37) warga Tanah Abang Jakarta sempat terjebak di tengah hutan 10 jam. Akibat kendaraanya tergelincir masuk lobang jalanan tanah yang licin, pengendara tidak bisa melanjutkan perjalanan. Mad Jais bersama temanya terpaksa menginap di dalam kendaraan di tengah hutan.

"Saya mau ke Cikuya, ikuti google maps malah tersesat dan kejebak di hutan," ucap Mad Jais, di lokasi, seperti disitat dari detikNews.

Semula, Mad jais berniat mengunjungi kawannya di Kawasan Cikuya, Tasikmalaya. Namun, Karena baru pertama kali berkunjung, ia tidak mengetahui jalanan hingga memutuskan gunakan petunjuk arah daring (google maps). Alhasil, Kendaraan berplat nomor B-1826-UKM malah tersesat masuk wilayah hutan dan perkebunan teh.

"Lumayan ketakutan juga yah. Mau cari bantuan juga jalan kakinya jauh ke pemukiman warga. Mana malam lagi pak. Yah kepaksa kita bermalam di mobil," ungkap Mad Jais.

Beruntung, kendaraan korban yang terjebak ditemukan sejumlah petani yang hendak berkebun minggu pagi. Petani langsung membantu evakuasi kendaraan gunakan alat manual seadanya. Selain didorong pakai tangan, warga juga pakai tali tambang. Kendaraan akhirnya bisa diangkat dari lobang setelah sejam melakukan evakuasi.

"Kita bantu warga Jakarta pak, kasihan kejebak di hutan katanya sih ikuti petunjuk arah di hp. Malah nyasab (red:kesasar)", Ucap Andi Muhibin, Tokoh pemuda Culamega.



Simak Video "Waktu Terbaik untuk Mencari Ikan di Sungai Cigenter. Banten"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/riar)