Banyaknya pengemudi mobil yang tewas akibat kecelakaan setelah menenggak minuman beralkohol, mengkonsumsi obat-obatan terlarang atau zat psikotropika lainnya telah memantik keprihatinan Ford Motor. Produsen mobil asal Amerika Serikat itu, membuat setelan simulasi yang menunjukan betapa bahayanya mengonsumsi zat-zat itu sebelum berkendara.
Seperti dilaporkan Daily Mail, Kamis (26/11/2015), Ford yang menggandeng ilmuwan di Meyer-Hentschel Institute di Jerman telah menciptakan seperangkat perlengkapan yang bisa mensimulasikan dampak negatif dari berbagai zat psikotropika atau narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Dengan memakai perlengkapan itu, orang akan mengetahui betapa berbahayanya efek yang ditimbulkan zat tersebut terutama di saat mereka mengemudikan mobil.
Perlengkapan yang dinamai Drug Driving Suit itu terdiri dari sebuah beban, kacamata, headphone, serta sarung tangan. Sesaat setelah digunakan, perlengkapan itu akan bergetar dan menyebabkan pemakaianya mengalami disorientasi seperti orang yang tengah mengkonsumsi narkoba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Efek itu disertai suasana hening karena suara di sekitar pengguna perlengkapan simulasi itu teredam oleh headphone. Efek itu sengaja dibuat untuk menggambarkan situasi sebenarnya yang dialami oleh pemabuk yang kesadarannya menurun drastis.
Adapun beban yang di pasang di kaki dan pergelangan tangan pengguna dimaksudkan untuk menghilangkan keseimbangan. Begitu pun dengan sarung tangan bergetar yang membuat gerakan tangan sulit untuk akurat. Kondisi ini merupakan keadaan yang dialami seorang pemabuk.
Ford menggunakan perangkat tersebut untuk mengajari para pengemudi di program Driving Skills for Life yang digelarnya.
Β
(arf/rgr)











































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri