Seperti dilansir Inautonews, tidak jarang bagi pabrikan otomotif mengundang kelompok wartawan terpilih untuk menguji model baru dalam lingkungan yang terkendali seperti sirkuit balap.
Namun, cukup jarang terjadi kecelakaan yang membuat mobil baru itu rusak saat digunakan wartawan untuk test drive.
Hal ini adalah pelajaran bagi pria bernama Patrick George yang bekerja di media Jalopnik. Dia telah membuat Camaro menabrak dinding setelah kehilangan kontrol kemudi.
"Saya telah membuat kesalahan, mengambil jalur yang salah dan mengerem jauh dari jarak yang seharusnya, kemudian mengalami understeer. Saya pikir itulah yang terjadi, setidaknya. Itu terjadi sangat cepat," kata George.
George berlasan, dia telah kehilangan fokus. Sebab, saat mengendarai Camaro, ia sedang berbicara dan merekam pengujian dari dalam mobil. Dan dia akui melakukan semua itu sambil nyetir sangat sulit.
"Saya mungkin tidak fokus seperti yang saya bisa, karena mencoba untuk berbicara dan merekam tayangan mengemudi saya dengan GoPro pada saat itu," ungkapnya.
Akibat kejadian itu, mengundang kegeraman pihak GM. Apalagi mobil Camaro yang dipakai adalah versi prototipe dan belum diproduksi.
Alhasil, George kabarnya diminta GM untuk meninggalkan lokasi pengetesan. Tampaknya ini merupakan akumulasi kemarahan beberapa pejabat GM kepada media Jalopnik karena mereka telah membocorkan beberapa spesifikasi Camaro terbaru sehari sebelum debut resminya. Apalagi Camaro adalah bukan mobil yang biasa, melainkan mobil kebanggaan Amerika.
Meski begitu George dengan tulus meminta maaf pada Chevrolet, terutama tim pengembangan Camaro. Dia berharap masih bisa diberikan kesempatan untuk menjajal Camaro versi produksi. βKemungkinannya kecil memang,β ujarnya pasrah.
(Rangga Rahadiansyah/Dadan Kuswaraharja)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE