Penuturan salah seorang Otolovers, Feni, maling itu mengambil tas berisi laptop miliknya yang tengah disimpan di kursi depan.
Maling sukses melakukan aksinya karena Feni tengah berada di dekat dispenser SPBU memperhatikan proses pengisian bensin dan tidak mengawasi pintu depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini bukan kali pertama saja, rampok mengincar mobil Feni. Sebelumnya perampok menembak ban Feni dengan paku yang sengaja dibengkokkan agar ban tubeless mobilnya bocor.
"Itu baru saya tahu setelah saya ke tempat tambal ban, pakunya seperti diulir begitu, kalau ban tubeless kena paku biasa kan gak terlalu kempes, tapi karena pakunya berulir gitu, ban gampang bocor. Untung saya tidak berhenti di jalanan," ujarnya.
Cara perampokan tas laptop lain yang sudah sering terjadi adalah gerombolan sepeda motor yang memberi tahu pengendara mobil kalau mobilnya bocor padahal kenyataannya tidak.
"Tadi saya lewat Cipayung, menghindari macet parah di tol JORR, tiba-tiba di tengah jalan, kaca mobil diketok-ketok oleh pengendara motor, pakai helm rapat, jaket, bawa tas laptop, kayak orang mau kerja gitu," ujar Nurul kepada detikOto.
Nurul baru mengetahui kalau pengendara motor itu mencoba merampok setelah melihat mereka bergerombol di dekat mobilnya.
"Mereka terus ngikutin, tapi gue tancep gas, sampai akhirnya nemu pintu tol Bambu Apus, terus gue masuk (tol). Kayaknya pencuri itu melihat laptop gue tuh, meski udah gue sembunyiin. Pokoknya kalo ada orang getok-getok tidak jelas, jangan berhenti saja. Sepertinya mereka mengincar karena ngeliat yang bawa cewek. Sudah deh, sasaran empuk," ujarnya.
Di lokasi yang sama dengan Nurul, Giri mengaku kehilangan tas berisi laptop di mobil Teriosnya. Modusnya sama, pelakunya berpura-pura memberi tahu ban mobil bocor. "Pas gue lihat mobil, mereka masuk ke mobil dan mengambil tas, mobil lupa gue kunci," sesalnya.
Wah, modus pencuri makin bermacam-macam, hati-hati di jalanan Otolovers!
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat
Jangan Campur Pertalite dengan Pertamax Turbo, Pokonya Jangan!
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China