Waspada! Ada Modus Pencurian Pemotor Bilang Ban Mobil Bocor

Waspada! Ada Modus Pencurian Pemotor Bilang Ban Mobil Bocor

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 24 Sep 2026 07:46 WIB
Ilustrasi Ban Kempes
Ilustrasi Ban Kempes. Foto: Getty Images/Brycia James
Jakarta -

Masih ada pencurian barang di mobil dengan modus memberi tahu pengendara mobil bahwa bannya bocor. Awas jadi korban pencurian. Begini modus pencurian yang masih marak.

Beredar video yang menampilkan kejadian pencurian di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan. Modusnya, pengendara motor memberi tahu bahwa ban mobil korban kempis atau bocor. Padahal, ban mobil normal. Saat korban lengah, pelaku mencuri barang yang ada di dalam mobil.

Diberitakan Antara, Polsek Metro Penjaringan menyelidiki pencurian dengan modus memberitahu calon korban yang mengendarai mobil bahwa ban kendaraan yang dikendarainya bocor di Komplek Perumahan Mediterania PIK, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Resmob kemudian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) tindak pidana pencurian tersebut. Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Kiki Tanlim menyebutkan berdasarkan keterangan dari korban, pelaku menggunakan dua motor dan menunjuk ke arah mobil korban untuk memberitahu ban mobilnya bocor.

ADVERTISEMENT

"Lalu, korban berhenti dan turun. Salah satu pelaku kemudian membuka pintu mobil dan mengambil barang milik korban. Kerugian belum diketahui," ungkap Kiki.

Dia mengatakan pencurian itu terjadi pada Senin (21/9) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Petugas telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi tersebut saat kejadian itu berlangsung.

"Kami juga menyisir CCTV (kamera pengawas) yang ada di lokasi kejadian untuk mendapatkan video saat kejadian berlangsung," ujar Kiki.

Praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan pengendara bisa menghindari modus kejahatan semacam ini. Yang terpenting adalah pengendara bisa peka terhadap kondisi kendaraannya.

"Membiasakan diri untuk sensitif (duduk sempurna) terhadap kendaraan kita sudah menjadi keharusan. Supaya setiap kejanggalan atau abnormal yang terjadi bisa dirasakan," ujar Sony kepada detikOto, beberapa waktu lalu.

Selanjutnya pengendara perlu memanfaatkan dan memaksimalkan fungsi kaca spion. Kaca spion bisa menjadi 'mata' pengemudi saat melihat sekeliling body kendaraan jika ada hal yang harus dikoreksi.

"Ketika ada pihak lain yang menginformasikan ada hal aneh di kendaraan kalian jangan asal terima. Tetap berjalan sekalipun pelan tapi tetap fokus, pastikan tidak ada yang berubah di keseimbangan mobilnya misalnya ban kempes, asap atau bunyi. Sambil jalan gunakan kaca spion untuk melihat kondisi belakang dari kendaraan. Jika tidak ada masalah tetap berkendara normal dan abaikan mereka-mereka itu," ujarnya.

"Hindari daerah yang rawan kejahatan, sepi. Hindari menaruh barang-barang berharga di dalam kabin," sambungnya.



(rgr/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads