Sudah Siapkah Indonesia Kedatangan Mobil Terbang?

Sudah Siapkah Indonesia Kedatangan Mobil Terbang?

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Rabu, 01 Jul 2026 13:18 WIB
An engineer inspects the propellers of the electric flying car XPeng Voyager X2 by XPeng AeroHT, before a demonstration flight in Beijing, China June 18, 2024. REUTERS/Tingshu Wang
Mobil terbang Xpeng. Foto: REUTERS/Tingshu Wang
Jakarta -

Dalam film fiksi ilmiah (science fiction), masa depan selalu digambarkan dengan mobil terbang yang melintas di antara gedung-gedung tinggi. Namun, hingga sekarang, pemandangan tersebut masih terasa imajiner dan jauh dari kenyataan.

Meski demikian, mobil terbang sebenarnya sudah ada. Bahkan, sejumlah pabrikan China seperti Xpeng telah memiliki kendaraan yang siap dipasarkan secara massal. Lantas, akankah langit Indonesia dipenuhi mobil terbang di masa depan?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Vice President of Xpeng, James Wu mengatakan, hampir semua orang pasti ingin merasakan naik mobil terbang. Sebab, kendaraan tersebut dianggap canggih, efisien dan antimacet.

"Saya pikir semua orang berharap bisa menggunakan kendaraan tipe ini kan? Saya juga salah satu orang yang punya keinginan serupa," ujar James Wu saat menjawab pertanyaan detikOto di Senayan, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT
An engineer inspects the propellers of the electric flying car XPeng Voyager X2 by XPeng AeroHT, before a demonstration flight in Beijing, China June 18, 2024. REUTERS/Tingshu WangMobil terbang Xpeng. Foto: REUTERS/Tingshu Wang

Xpeng memiliki divisi khusus bernama AeroHT untuk mengembangkan kendaraan masa depan tersebut. Mobil terbang mereka, yakni Xpeng X2, telah beberapa kali melantai di pameran otomotif nasional.

Bahkan, di negara asalnya, kendaraan tersebut sudah mulai diterbangkan secara singkat. Namun, hingga sekarang, unitnya belum benar-benar beredar secara bebas.

"Mobil terbang kami telah memasuki rencana produksi massal. Saya rasa ini merupakan lompatan yang sangat besar. Soal kemungkinan dibawa (dan dioperasikan) di Indonesia, pasti ada sejumlah requirements," tuturnya.

"Kami tentu memprioritaskan negara mana saja yang dalam waktu dekat akan kedatangan mobil terbang kami," tambahnya.

James tak bisa memberikan kepastian, kapan mobil terbang buatannya bisa beroperasi penuh di Indonesia. Namun, satu yang bisa dia pastikan, secara cuaca dan infrastruktur, kendaraan masa depan itu sudah cocok beroperasi di sini.

"Saya tidak bisa bilang ke kamu kapan waktu yang tepat. Jadi, kembali lagi, semuanya sudah ready. Kami membuat mobil listrik yang sangat aman," ungkapnya.

"Kemudian soal Indonesia, terkait dengan cuaca dan lingkungan, saya rasa sudah cocok (mengadopsi mobil terbang). Saya percaya ini bisa beroperasi dengan baik di seluruh Asia, namun kembali bagaimana soal kebijakannya," kata dia menambahkan.




(sfn/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads