Apa Itu Contraflow dan One Way yang Berlaku di Jalan Tol pada Mudik 2022?

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 28 Apr 2022 04:14 WIB
Pintu Tol Kalikangkung, Semarang, Selasa (4/5/2021).
Pemerintah memberlakukan one way dan contra flow dari tol Jakarta-Cikampek hingga gerbang tol Kalikangkung, Semarang, selama mudik lebaran 2022. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikJateng
Jakarta -

Pemerintah memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan saat mudik lebaran 2022. Beberapa kebijakan yang diterapkan meliputi sistem one way dan contraflow yang bakal diterapkan di ruas-ruas tertentu tol Trans Jawa. Lalu apakah yang dimaksud one way dan contra flow?

One way merupakan sistem satu arah yang diberlakukan untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas. Misal pada hari normal ada jalur A dan B di jalan tol, maka saat momen puncak arus mudik berlangsung, jalur B akan diubah menjadi jalur A yang mengarah dari Jakarta ke timur.

Saat one way berlaku, para pengendara yang ingin menuju ke arah Jakarta lewat jalan tol bakal dialihkan ke jalan-jalan arteri atau jalan non-tol. Tapi para pengendara sejatinya juga masih bisa mengakses jalan tol, sebab one way ini diterapkan pada jam-jam tertentu saja.

Penerapan one way arus mudik di tol Trans Jawa mulai berlaku pada tanggal 28 April 2022 pukul 17.00 WIB. One way akan berlaku dari KM 47 tol Jakarta-Cikampek sampai KM 313 gerbang tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah.

"Pada saat one way ini nanti diterapkan, tentunya nanti akan ada konsekuensi. Para pemakai jalan anggota masyarakat yang akan menggunakan jalur tol ke arah Jakarta, tentunya tidak akan bisa masuk jalan tol," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi.

Lanjut untuk contraflow, merupakan sistem pengaturan lalu lintas yang mengubah arah normal arus kendaraan di jalan raya. Sistem ini dapat diterapkan untuk berbagai keperluan seperti evakuasi darurat, pemeliharaan jalan, atau solusi kemacetan.

Beda dengan one way yang menjadikan dua arus jalan menjadi satu arus jalan, pada contraflow ini biasanya hanya berlaku pada satu sisi lajur saja. Misal di jalur B ada dua lajur, maka satu lajurnya akan digunakan untuk arah berlawanan sebagai solusi memecah kemacetan.

Contoh kebijakan contraflow diberlakukan kemarin (27/4/2022) di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek. "Antisipasi arus mudik yang mulai padat. (Contraflow) Sepanjang KM 47 (Karawang) hingga KM 70 (Gerbang Tol Cikampek Utama)," kata Kabagops Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi.

(lua/din)