Berita Populer

Viral Wanita Pukul Mundur Mobil Berstrobo yang Lawan Arus

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 14 Des 2021 09:02 WIB
Mobil sedan pelat hitam nekat lawan arus
Viral mobil sedan pelat hitam berstrobo nekat lawan arus. Foto: TikTok @asriedwilestari.
Jakarta -

Kendaraan pelat hitam yang menggunakan strobo kembali bertingkah seperti raja jalanan. Bahkan, mobil berstrobo itu nekat melawan arus. Peristiwa itu kemudian viral karena mobil pelat hitam dengan strobo tersebut dipukul mundur oleh pengendara wanita.

Peristiwa ini tersebar melalui akun media sosial TikTok @asriedwilestari. Dalam video yang dibagikan terlihat jalur dari arah berlawanan memang padat. Tapi mobil sedan Honda pelat hitam yang menggunakan lampu strobo itu tetap nekat mengambil jalan yang bukan jalurnya.

Sontak mobil yang ditumpangi Asrie berhadapan dengan sedan berstrobo itu. Terlihat mobil sempat memajukan moncong mobilnya, namun tetap tidak diberikan jalan. Klakson dari pengendara lain pun berbunyi, mobil itu akhirnya mundur sembari tetap menyalakan lampu strobonya.

"Mundur terus nggak ada yang mau ngasih, rasain," suara wanita dalam video tersebut.

Dikonfirmasi detikcom, peristiwa ini terjadi pada Sabtu, (11/12/2021) lalu. Situasi jalan memang tengah macet, tapi mobil tersebut tetap masuk dari arah berlawanan.

"Itu di Jl. Ciganitri, Buah Batu, Bandung," kata Asrie, Senin (13/12/2021).

Ditegaskan kembali, mobil pribadi pelat hitam yang menggunakan strobo dan sirine bukan prioritas di jalan. Tidak ada aturan yang mengizinkan pakai alat isyarat tersebut pada kendaraan pribadi.

Soal penggunaan strobo dan sirine sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 59 (5):

a. lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;
b. lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah; dan
c. lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.

Bagi yang masih nekat menggunakan strobo-sirene, pelanggar akan terancam sanksi sesuai Undang-Undang No 22 Tahun 2009 Pasal 287 ayat 4. Dalam aturan tersebut, pengemudi kendaraan bermotor yang melanggar ketentuan mengenai penggunaan atau hak utama bagi kendaraan bermotor yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan sinar dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

@asriedwilestari

Reply to @adikarka padahal kalau emg dia urgent melahirkan/sakit, kan bisa bilang ke kendaraan sekitar, jadi bisa dikawal motor & dikasih jalan sampe depan…. πŸ™πŸ»πŸ‘‹πŸ»

♬ original sound - Asrie Dwi Lestari


Simak Video "Top 5: Nirina Zubir Korban Mafia Tanah, Isu Booster Vaksin Nusantara"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)